<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572</id><updated>2011-07-08T05:30:40.131-07:00</updated><title type='text'>pUrwAsiH_RaNiS TKJ 2</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>23</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-7935570359454478987</id><published>2010-03-02T21:19:00.000-08:00</published><updated>2010-03-02T21:21:06.851-08:00</updated><title type='text'>RAM (Random Access Memory)</title><content type='html'>PengertianRAM : Merupakan jenis jenis memori yang dapat dibaca, diisi, dan diubah menurut kebutuhan.Sifat RAM: RAM mempunyai sifat sementara. Sifat sementara ini maksudnya adalah jika terjadi mati listrik/tidak ada sumber tenaga maka data yang berada dalam RAM akan hilang.Sruktur RAMStruktur RAM dibagi menjadi empat bagian utama, yaitu :&lt;br /&gt;Input Storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input. &lt;br /&gt;Program Storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program yang akan diakses.&lt;br /&gt;Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan menyimpan hasil pengolahan.&lt;br /&gt;Output Storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.&lt;br /&gt;Berdasarkan struktur RAM tersebut, data yang diinput ke dalam sistem komputer akan ditampung ke dalam input storage, bila data dalam bentuk instruksi program maka akan dimasukkan ke dalam program storage, dan bila dalam bentuk data dan hasil pengolahan data maka akan dimasukkan ke working storage, kemudian sebelum data akan ditampilkan atau output maka akan disimpan ke dalam output storage.Jenis-jenis RAMTerdapat beberapajenis RAM yang beredar dipasaran hingga saat ini yaitu :&lt;br /&gt;FPM DRAM (Fast Page Mode Random Access Memory), RAM yang paling pertama kali ditancapkan pada slot memori 30 pin mainboard komputer, dimana RAM ini dapat kita temui pada komputer type 286 dan 386. Memori jenis ini sudah tidak lagi diproduksi.&lt;br /&gt;EDO RAM ( Extended Data Out Random Access Memory), RAM jenis ini memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam membaca dan mentransfer data dibandingkan dengan RAM biasa. Slot memori untuk EDO – RAM adalah 72 pin. Bentuk EDO-RAM lebih panjang daripada RAM yaitu bentuk Single Inline Memory Modul (SIMM). Memiliki kecepatan lebih dari 66 Mhz&lt;br /&gt;BEDO RAM (Burst EDO RAM), RAM yang merupakan pengembangan dari EDO RAM yang memiliki kecepatan lebih dari 66 MHz.&lt;br /&gt;SD RAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory), RAM jenis ini memiliki kemampuan setingkat di atas EDO-RAM. Slot memori untuk SD RAM adalah 168 pin. Bentuk SD RAM adalah Dual Inline Memory Modul (DIMM). Memiliki kecepatan di atas 100 MHz.&lt;br /&gt;RD RAM (Rambus Dynamic Random Access Memory). RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi, pertama kali digunakan untuk komputer dengan prosesor Pentium 4.Slot Memori untuk RD RAM adalah 184 pin. Bentuk RD RAM adalah Rate Inline Memory Modul (RIMM). Memiliki kecepatan hingga 800 MHz.&lt;br /&gt;DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous Dynamic RAM). RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi dengan menggandakan kecepatan SDRAM, dan merupakan RAM yang banyak beredar saat ini. RAM jenis ini mengkonsumsi sedikit power listrik. Slot Memori untuk DDR SDRAM adalah 184 pin, bentuknya adalah RIMM.&lt;br /&gt;Memahami DDR2 &amp; DDR3Karena terdapat banyak pilihan memori yang berbeda, banyak perakit pemula yang keliru membeli modul memori. Memori DDR2 &amp; DDR3 tidak kompatibel karena perbedaan spesifikasi, voltase kerja &amp; penampilan yang berbeda. Meskipun demikian, memori itu memiliki jumlah pin yang sama, sehingga sulit untuk melihat perbedaannya secara langsung. Itulah sebabnya produsen memori telah mengubah alur yang ”pasti tida keliru” pada memori itu demi mencegah kekeliruan perakitan jenis memori yang berbeda di dalam motherboard. Pada saat merakit pengguna harus memcocokan takik pada modul memori dengan bagian yang menonjol pada slot memori.Berikut ini adalah istilah teknis dalam memori :&lt;br /&gt;Memori clock :Merupakan kecepatan RAM bekerja pada suatu frekuensi yang biasanya diukur dengan Mhz,…&lt;br /&gt;RAM Bus :RAM bus merupakan kecepatan dimana RAM berkomunikasi dengan komponen lain&lt;br /&gt;Bandwith :Merupakan kapasitas memori dalam mentransfer data yang diukur dalam satuan MB/s,GB/s.&lt;br /&gt;CAS Latency :Meskipun mengambil informasi dari RAM terlihat sangat cepat bagi kita, banyak yang terjadi di baliknya. Data disimpan dalam bentuk matrik, jadi untuk mendapatkan suatu item tertentu pertama chip harus meminta barisnya, menunggu sebentar, meminta kolomnya, dan menunggu lagi.Akhirnya, data yang dibutuhkan diberikan kepada CPU.&lt;br /&gt;Masing-masing waktu tunggu disebut latensi (latency), dan mereka biasanya dalam clock cycle. Salah satu latensi penting adalah CAS (Column Address Strobe), dan beragam jenis RAM bisa mempunyai nilai CAS 2, 2,5 atau 3. Semakin rendah angkanya menunjukkan semakin singkat waktu tunggu dan kinerja yang lebih baik.“Dual channel” solusi untuk bandwith :Tidak semua motherboard dapat menggunakan fitur “dual channel”. Hanya motherboard yang memiliki chipset tertentu. Fitur ini dapat menggandakan total bandwith karena mengembangkan sistem bus hingga 128 bit dari semula (pada single chanel) 64 bit. Untuk mengaktifkannya, pengguna harus memasang modul memori yang benar-benar sama pada lokasi yang telah ditentukan pada motherboard&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-7935570359454478987?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/7935570359454478987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=7935570359454478987' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/7935570359454478987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/7935570359454478987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2010/03/ram-random-access-memory.html' title='RAM (Random Access Memory)'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-1004202117452586700</id><published>2010-03-02T21:18:00.001-08:00</published><updated>2010-03-02T21:18:40.921-08:00</updated><title type='text'>Bunyi Beep pada Motherboard Komputer</title><content type='html'>Terdapat beberapa jenis modul / model BIOS (basic input output system) pada motherboard anda. Pernahkah atau mungkin anda pernah mendegar bunyi BEEP pada komputer anda sewaktu menghidupkan / onkan komputer anda? Jika anda pernah mendengar bunyi BEEP, bagaimana anda tahu mentafsir bunyi BEEP tersebut? Di bawah ini saya sertakan beberapa jenis model BIOS yang popular.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:: Pada Ami BIOS&lt;br /&gt;Bunyi BEEP hanya sekali .&lt;br /&gt;Kemungkinan RAM (random access memory) mempunyai masalah atau tidak dipasang dengan betul.&lt;br /&gt;BEEP sebanyak enam kali&lt;br /&gt;Kemungkinan keyboard / papan kekunci anda sudah rusak atau tidak dipasangkan dengan betul pada p/s2 port atau USB port.&lt;br /&gt;BEEP sebanyak delapan kali&lt;br /&gt;Kemungkinan VGA (Video Graphics Array) card atau  graphic card anda mengalami masalah atau  tidak dipasang dengan benar.&lt;br /&gt;BEEP sebanyak 11 kali&lt;br /&gt;Checksum Error yaitu melibatkan bateri CMOS anda pada motherboard. Anda boleh menukar bateri CMOS yang baru jika mengalami masalah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:: Award BIOS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunyi BEEP yang panjang&lt;br /&gt;Memori anda mempunyai masalah atau tidak dipasang dengan betul.&lt;br /&gt;1 BEEP panjang dan 2 BEEP pendek&lt;br /&gt;VGA card atau graphic card mempunyai masalah atau tidak dipasang dengan benar.&lt;br /&gt;1 BEEP panjang, 3 BEEP pendek&lt;br /&gt;Kemungkinan keyboard anda bermasalah atau tidak dipasang dengan benar pada p/s2 port atau USB port.&lt;br /&gt;Bunyi BEEP yang berpanjangan (contiuouns BEEP)&lt;br /&gt;RAM atau VGA card anda tidak dipasang dengan benarl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:: Pheonix BIOS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 BEEP, 1 BEEP dan 4 BEEP&lt;br /&gt;Disebabkan BIOS anda tidak berfungsi. Boleh update atau flash BIOS.&lt;br /&gt;1 BEEP, 2 BEEP dan 1 BEEP&lt;br /&gt;Disebabkan motherboard anda yang sudah rusak.&lt;br /&gt;1 BEEP, 3 BEEP dan 1 BEEP&lt;br /&gt;RAM anda mungkin bermasalah atau tidak dipasang dengan benar.&lt;br /&gt;3 BEEP, 1 BEEP dan 1 BEEP&lt;br /&gt;Adalah disebabkan masalah motherboard computer anda.&lt;br /&gt;3 BEEP, 3 BEEP dan 4 BEEP&lt;br /&gt;VGA card atau graphic anda bermasalah atau tidak dipasang dengan betul.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-1004202117452586700?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/1004202117452586700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=1004202117452586700' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/1004202117452586700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/1004202117452586700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2010/03/bunyi-beep-pada-motherboard-komputer.html' title='Bunyi Beep pada Motherboard Komputer'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-957603783445498000</id><published>2009-11-28T22:04:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T22:06:25.492-08:00</updated><title type='text'>Apache HTTP Server Configuration Redhat</title><content type='html'>Dalam Red Hat Linux 8.0, Apache HTTP Server telah diupdate ke versi 2.0, yang&lt;br /&gt;menggunakan opsi konfigurasi yang berbeda. Juga dimulai dengan Red Hat Linux 8.0, RPM&lt;br /&gt;berganti nama paket httpd. Jika Anda ingin untuk bermigrasi file konfigurasi yang ada dengan tangan,&lt;br /&gt;merujuk pada panduan migrasi di&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/ usr/share/doc/httpd- / migration.html (atau)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Red Hat Linux Reference Guide for details.&lt;br /&gt;Jika Anda mengkonfigurasi Apache HTTP Server dengan HTTP Configuration Tool di&lt;br /&gt;versi sebelumnya dari Red Hat Linux dan kemudian melakukan upgrade, Anda dapat menggunakan&lt;br /&gt;aplikasi untuk bermigrasi file konfigurasi ke format baru untuk versi 2.0. Buat&lt;br /&gt;HTTP Configuration Tool, membuat perubahan pada konfigurasi, dan menyimpannya. Itu&lt;br /&gt;konfigurasi file yang disimpan akan kompatibel dengan versi 2.0.&lt;br /&gt;Tool Konfigurasi HTTP memungkinkan Anda untuk mengkonfigurasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/ etc / httpd / conf / httpd.conf file konfigurasi Apache HTTP Server. Tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menggunakan&lt;br /&gt;srm.conf tua atau file konfigurasi access.conf; meninggalkan mereka kosong. Melalui&lt;br /&gt;antarmuka grafis, Anda dapat mengkonfigurasi arahan seperti virtual host, penebangan atribut,&lt;br /&gt;dan jumlah maksimum koneksi.&lt;br /&gt;Hanya modul yang dikirim dengan Red Hat Linux dapat dikonfigurasi dengan HTTP&lt;br /&gt;Configuration Tool. Jika modul tambahan yang diinstal, mereka tidak dapat dikonfigurasi menggunakan&lt;br /&gt;tool ini.&lt;br /&gt;Yang httpd dan redhat-config-httpd paket RPM yang harus diinstal untuk menggunakan&lt;br /&gt;HTTP Configuration Tool. Ini juga memerlukan X Window System dan akses root. Mulai&lt;br /&gt;aplikasi, pergi ke Menu Utama Button =&gt; System Settings =&gt; Server Settings =&gt;&lt;br /&gt;HTTP Server atau ketik perintah redhat-config-httpd pada prompt shell (misalnya, dalam&lt;br /&gt;sebuah xterm atau GNOME Terminal).&lt;br /&gt;Perhatian&lt;br /&gt;Jangan edit file / etc / httpd / conf / httpd.conf file konfigurasi dengan tangan jika Anda ingin menggunakan&lt;br /&gt;tool ini. Tool Konfigurasi HTTP menghasilkan file ini setelah Anda menyimpan perubahan Anda dan&lt;br /&gt;keluar dari program. Jika Anda ingin menambahkan modul tambahan atau opsi-opsi konfigurasi yang&lt;br /&gt;tidak tersedia di HTTP Configuration Tool, Anda tidak dapat menggunakan alat ini.&lt;br /&gt;Langkah umum untuk mengkonfigurasi Apache HTTP Server menggunakan HTTP&lt;br /&gt;Tool konfigurasi adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Mengkonfigurasi pengaturan dasar di bawah tab Utama.&lt;br /&gt;2. Klik pada tab Virtual Host dan mengkonfigurasi pengaturan default.&lt;br /&gt;3. Virtual Host di bawah tab, mengkonfigurasi Default Virtual Host.&lt;br /&gt;4. Jika Anda ingin untuk melayani lebih dari satu URL atau virtual host, tambahkan virtual tambahan&lt;br /&gt;host.&lt;br /&gt;5. Mengkonfigurasi pengaturan server di bawah tab Server.&lt;br /&gt;6. Mengkonfigurasi pengaturan koneksi di bawah tab Performance Tuning.&lt;br /&gt;7. Salin semua file yang diperlukan ke DocumentRoot dan cgi-bin direktori.&lt;br /&gt;8. Keluar dari aplikasi dan pilih untuk menyimpan pengaturan Anda.&lt;br /&gt;Pengaturan Dasar&lt;br /&gt;Gunakan tab Utama untuk mengkonfigurasi pengaturan server dasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1. Pengaturan Dasar&lt;br /&gt;Masukkan nama domain berkualifikasi lengkap bahwa Anda memiliki hak untuk menggunakan di Server&lt;br /&gt;Nama text area. Pilihan ini sesuai dengan Nama Server direktif di httpd.conf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu&lt;br /&gt;Direktif ServerName menetapkan nama host dari server Web. Ini digunakan ketika membuat&lt;br /&gt;URL redirection. Jika anda tidak menetapkan nama server, server Web upaya untuk mengatasinya&lt;br /&gt;dari alamat IP dari sistem. Nama server tidak harus menjadi nama domain&lt;br /&gt;diselesaikan dari alamat IP dari server. Sebagai contoh, Anda mungkin ingin mengatur server&lt;br /&gt;nama ke www.example.com ketika server nama DNS nyata sebenarnya foo.example.com.&lt;br /&gt;Masukkan alamat email dari orang yang mengelola server Web di&lt;br /&gt;Alamat email webmaster area teks. Pilihan ini sesuai dengan direktif ServerAdmin&lt;br /&gt;di httpd.conf. Jika Anda mengkonfigurasi halaman error server berisi alamat email, ini&lt;br /&gt;alamat email Anda akan digunakan sehingga pengguna dapat melaporkan masalah dengan mengirim email ke&lt;br /&gt;administrator server. Nilai default adalah root @ localhost.&lt;br /&gt;Gunakan Alamat yang Tersedia daerah untuk mendefinisikan port pada server yang akan menerima&lt;br /&gt;masuk permintaan. Pilihan ini sesuai dengan direktif Listen httpd.conf. Secara default,&lt;br /&gt;Red Hat mengkonfigurasi Apache HTTP Server untuk mendengarkan pada port 80 untuk non-aman Web&lt;br /&gt;komunikasi.&lt;br /&gt;Klik tombol Add untuk menentukan port tambahan yang menerima permintaan. Sebuah&lt;br /&gt;jendela seperti ditunjukkan pada Gambar 2 akan muncul. Entah memilih semua alamat Dengarkan pilihan&lt;br /&gt;untuk mendengarkan semua alamat IP pada port yang sudah ditetapkan atau menetapkan alamat IP tertentu di mana&lt;br /&gt;server akan menerima koneksi di bidang Alamat. Hanya menetapkan satu alamat IP untuk setiap port&lt;br /&gt;nomor. Jika Anda ingin menentukan lebih dari satu alamat IP dengan nomor port yang sama,&lt;br /&gt;membuat sebuah entri untuk setiap alamat IP. Jika mungkin, menggunakan alamat IP bukan domain&lt;br /&gt;Nama untuk mencegah kegagalan sebuah DNS lookup.&lt;br /&gt;Lihat http://httpd.apache.org/docs-2.0/dns-caveats.html untuk informasi lebih lanjut&lt;br /&gt;tentang Isu Mengenai DNS dan Apache.&lt;br /&gt;Memasuki asterisk (*) dalam bidang Alamat sama dengan memilih Dengarkan semua&lt;br /&gt;alamat. Mengklik tombol Edit di Alamat yang Tersedia bingkai yang sama menunjukkan&lt;br /&gt;jendela sebagai tombol Add kecuali dengan ladang penduduk entri yang dipilih. Menghapus&lt;br /&gt;sebuah entri, pilih dan klik tombol Delete.&lt;br /&gt;Jika Anda mengatur server untuk mendengarkan sebuah port di bawah 1024, Anda harus menjadi root untuk memulainya.&lt;br /&gt;Untuk port 1024, dan di atas, httpd dapat dimulai sebagai user biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pengaturan default&lt;br /&gt;Setelah mendefinisikan Nama Server, Webmaster alamat email, dan Tersedia&lt;br /&gt;Alamat, klik tab Virtual Host dan klik tombol Edit Pengaturan Default.&lt;br /&gt;Jendela yang ditunjukkan pada Gambar 3 akan muncul. Mengkonfigurasi pengaturan default untuk Anda&lt;br /&gt;Web server di jendela ini. Jika anda menambahkan virtual host, Anda mengkonfigurasi pengaturan untuk&lt;br /&gt;virtual host diutamakan untuk virtual host. Untuk petunjuk tidak didefinisikan dalam&lt;br /&gt;host virtual pengaturan, nilai standar yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfigurasi Situs&lt;br /&gt;Nilai default untuk Directory Halaman Pencarian Daftar dan Error Pages akan bekerja&lt;br /&gt;untuk kebanyakan server. Jika Anda tidak yakin pengaturan ini, jangan memodifikasi mereka.&lt;br /&gt;Gambar 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 3. Konfigurasi Situs&lt;br /&gt;Entri terdaftar dalam Direktori Page Cari Daftar menentukan Directory Index&lt;br /&gt;direktif. Yang DirectoryIndex adalah halaman default yang dilayani oleh server bila pengguna&lt;br /&gt;permintaan suatu indeks direktori dengan menetapkan garis miring (/) pada akhir&lt;br /&gt;nama direktori.&lt;br /&gt;Misalnya, bila pengguna meminta halaman&lt;br /&gt;http://www.example.com/this_directory/, mereka akan mendapatkan baik&lt;br /&gt;Halaman DirectoryIndex jika ada, atau server-daftar direktori yang dihasilkan. Server akan&lt;br /&gt;mencoba untuk menemukan salah satu file tercantum di direktif DirectoryIndex dan akan mengembalikan&lt;br /&gt;pertama ditemukan. Jika tidak menemukan file ini dan jika Pilihan Indeks ditetapkan untuk&lt;br /&gt;direktori tersebut, server akan menghasilkan dan kembali daftar, dalam format HTML, dari&lt;br /&gt;subdirektori dan file dalam direktori.&lt;br /&gt;Gunakan Kode Kesalahan bagian untuk mengkonfigurasi Apache HTTP Server untuk mengarahkan klien untuk&lt;br /&gt;lokal atau URL eksternal dalam hal terjadi masalah atau kesalahan. Pilihan ini sesuai dengan&lt;br /&gt;Dokumen yang Error direktif.&lt;br /&gt;Jika masalah atau kesalahan terjadi ketika seorang klien akan mencoba terhubung ke HTTP Apache&lt;br /&gt;Server, tindakan standar untuk menampilkan pesan kesalahan pendek ditampilkan dalam Error&lt;br /&gt;Kode kolom. Untuk mengganti konfigurasi default ini, pilih kode kesalahan dan klik&lt;br /&gt;tombol Edit. Pilih Default untuk menampilkan pesan kesalahan pendek default. Memilih&lt;br /&gt;URL untuk mengarahkan klien untuk suatu URL eksternal dan masukkan URL lengkap termasuk&lt;br /&gt;Lokasi http:// di lapangan. Pilih File untuk mengarahkan klien untuk URL internal dan&lt;br /&gt;masukkan lokasi file di bawah akar dokumen server Web. Lokasi harus&lt;br /&gt;mulai slash (/) dan relatif terhadap Dokumen Root.&lt;br /&gt;Misalnya, untuk mengarahkan sebuah 404 Tidak Ditemukan kesalahan kode ke halaman Web yang Anda&lt;br /&gt;dibuat dalam file bernama 404.html, salin ke 404.html&lt;br /&gt;DocumentRoot/../error/404.html. Dalam kasus ini, DocumentRoot adalah Dokumen&lt;br /&gt;Direktori root yang telah ditetapkan (default adalah / var / www / html /). Jika&lt;br /&gt;Document Root yang tersisa sebagai lokasi default, file harus disalin ke&lt;br /&gt;/ var/www/error/404.html. Kemudian, pilih File sebagai Perilaku untuk 404 - Tidak Ditemukan&lt;br /&gt;kode kesalahan dan masukkan / error/404.html sebagai Lokasi.&lt;br /&gt;Dari Error Default Page Footer menu ini, Anda dapat memilih salah satu dari berikut&lt;br /&gt;pilihan:&lt;br /&gt;• Tunjukkan footer dengan alamat email - Tampilan default footer di bagian bawah&lt;br /&gt;semua halaman error bersama dengan alamat email dari situs web tertentu pemelihara&lt;br /&gt;dengan direktif ServerAdmin. Mengacu kepada Jenderal Pilihan untuk informasi&lt;br /&gt;tentang mengkonfigurasi direktif ServerAdmin.&lt;br /&gt;• Tampilkan footer - default hanya Tampilan footer di bagian bawah halaman kesalahan.&lt;br /&gt;• Tidak ada footer - Jangan menampilkan footer di bagian bawah halaman kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logging&lt;br /&gt;Secara default, server transfer menulis log ke file&lt;br /&gt;/ var / log / httpd / access_log dan error log ke / var / log / httpd / error_log file.&lt;br /&gt;Log transfer berisi daftar semua upaya untuk mengakses server Web. It records&lt;br /&gt;alamat IP dari klien yang mencoba untuk menghubungkan, tanggal dan waktu&lt;br /&gt;usaha, dan file di server Web yang mencoba untuk mengambil. Masukkan nama&lt;br /&gt;path dan file di mana untuk menyimpan informasi ini. Jika path dan nama file tidak&lt;br /&gt;dimulai dengan garis miring (/), path relatif ke direktori akar server sebagai dikonfigurasi.&lt;br /&gt;Pilihan ini sesuai dengan Log Transfer direktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 4. Logging&lt;br /&gt;Anda dapat mengkonfigurasi log kustom format dengan memeriksa Gunakan fasilitas logging kustom&lt;br /&gt;dan memasukkan string log kustom dalam bidang String Custom Log. Ini mengkonfigurasikan&lt;br /&gt;Format log direktif.&lt;br /&gt;Lihat http://httpd.apache.org/docs-2.0/mod/mod_log_config.html # format untuk&lt;br /&gt;rincian format direktif ini.&lt;br /&gt;Error log yang berisi daftar server apapun kesalahan yang terjadi. Masukkan nama&lt;br /&gt;path dan file di mana untuk menyimpan informasi ini. Jika path dan nama file tidak&lt;br /&gt;dimulai dengan garis miring (/), path relatif ke direktori akar server sebagai dikonfigurasi.&lt;br /&gt;Pilihan ini sesuai dengan direktif Error Log.&lt;br /&gt;Gunakan menu Tingkat log untuk mengatur bagaimana verbose pesan kesalahan di log kesalahan&lt;br /&gt;akan. Ini dapat ditetapkan (dari paling verbose untuk paling verbose) untuk emerg, waspada, crit, error,&lt;br /&gt;memperingatkan, perhatikan, info atau debug. Pilihan ini sesuai dengan direktif Tingkat Log.&lt;br /&gt;Nilai yang dipilih dengan menu Reverse DNS Lookup mendefinisikan Hostname&lt;br /&gt;Lookup direktif. Memilih Tidak Reverse Lookup menetapkan nilai off. Memilih Reverse&lt;br /&gt;Lookup menentukan nilai pada. Memilih abjad Yunani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reverse Lookup menetapkan nilai ganda.&lt;br /&gt;Jika Anda memilih Reverse Lookup, server Anda akan secara otomatis menyelesaikan IP&lt;br /&gt;alamat untuk masing-masing sambungan, yang meminta dokumen dari server web Anda.&lt;br /&gt;Menyelesaikan alamat IP berarti bahwa server Anda akan membuat satu atau lebih sambungan untuk&lt;br /&gt;DNS dalam rangka untuk mengetahui nama host yang sesuai dengan IP tertentu&lt;br /&gt;alamat.&lt;br /&gt;Jika Anda memilih Double Reverse Lookup, server Anda akan melakukan double-reverse&lt;br /&gt;DNS. Dengan kata lain, setelah dilakukan reverse lookup, pencarian ke depan adalah&lt;br /&gt;dilakukan pada hasil. Setidaknya satu dari alamat IP dalam pencarian ke depan harus&lt;br /&gt;sesuai dengan alamat dari reverse pertama pencarian.&lt;br /&gt;Secara umum, Anda harus meninggalkan pilihan ini diatur ke Tidak Reverse Lookup, karena&lt;br /&gt;Permintaan DNS menambah beban ke server Anda dan dapat memperlambat turun. Jika server Anda sibuk,&lt;br /&gt;efek berusaha untuk melakukan hal ini atau double reverse lookup reverse lookup mungkin&lt;br /&gt;cukup terlihat.&lt;br /&gt;Reverse lookup dan reverse lookup ganda juga merupakan masalah bagi Internet sebagai&lt;br /&gt;keseluruhan. Semua setiap sambungan dibuat untuk mencari nama host menjumlahkan masing-masing.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, untuk server Web Anda sendiri kebaikan, serta untuk manfaat Internet, Anda&lt;br /&gt;harus meninggalkan pilihan ini diatur ke Tidak Reverse Lookup.&lt;br /&gt;Variabel Lingkungan&lt;br /&gt;Kadang-kadang perlu untuk memodifikasi variabel lingkungan untuk CGI script atau&lt;br /&gt;server-side termasuk (SSI) halaman. Apache HTTP Server dapat menggunakan mod_env&lt;br /&gt;modul untuk mengkonfigurasi variabel lingkungan yang dilewatkan ke skrip CGI dan&lt;br /&gt;Halaman SSI. Gunakan halaman Variabel Lingkungan untuk mengkonfigurasi petunjuk untuk ini&lt;br /&gt;modul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 5. Variabel Lingkungan&lt;br /&gt;1. Set untuk menggunakan CGI Scripts bagian untuk mengatur variabel lingkungan yang&lt;br /&gt;dilewatkan ke skrip CGI dan halaman SSI. Misalnya, untuk mengatur lingkungan&lt;br /&gt;variabel MAXNUM ke 50, klik tombol Tambah di dalam Set untuk CGI Script&lt;br /&gt;bagian seperti yang ditunjukkan pada Gambar 5 dan jenis MAXNUM dalam Variabel Lingkungan&lt;br /&gt;text field dan 50 di Nilai untuk mengatur kolom teks.&lt;br /&gt;2. Klik OK untuk menambahkannya ke daftar. Set untuk CGI Scripts mengkonfigurasikan bagian&lt;br /&gt;Setenv direktif.&lt;br /&gt;3. Gunakan CGI Scripts Pass untuk bagian untuk mengisi nilai lingkungan&lt;br /&gt;variabel ketika server pertama kali mulai CGI script. Untuk melihat&lt;br /&gt;variabel lingkungan, ketik perintah env pada prompt shell.&lt;br /&gt;4. Klik tombol Add di dalam CGI Scripts Pass untuk bagian dan masukkan&lt;br /&gt;nama variabel lingkungan di kotak dialog.&lt;br /&gt;5. Klik OK untuk menambahkannya ke daftar. The Pass untuk CGI Scripts mengkonfigurasikan bagian&lt;br /&gt;PassEnv direktif.&lt;br /&gt;6. Jika Anda ingin menghapus sebuah variabel lingkungan sehingga nilai tersebut tidak diberikan kepada&lt;br /&gt;Skrip CGI dan SSI halaman, gunakan untuk CGI Scripts unset bagian.&lt;br /&gt;7. Klik Tambah di unset untuk CGI Script bagian, lalu masukkan nama&lt;br /&gt;unset variabel lingkungan.&lt;br /&gt;8. Klik OK untuk menambahkannya ke daftar. Ini sesuai dengan UnsetEnv direktif. Untuk&lt;br /&gt;mengedit nilai-nilai lingkungan ini, pilih dari daftar dan klik&lt;br /&gt;sesuai tombol Edit.&lt;br /&gt;9. Untuk menghapus entri dari daftar, pilih dan klik Hapus cooresponding&lt;br /&gt;tombol.&lt;br /&gt;Untuk mempelajari lebih lanjut tentang variabel lingkungan di Apache HTTP Server, mengacu pada&lt;br /&gt;berikut:&lt;br /&gt;http://httpd.apache.org/docs-2.0/env.html&lt;br /&gt;Direktori&lt;br /&gt;Gunakan halaman untuk mengkonfigurasi Direktori pilihan untuk direktori tertentu. Ini&lt;br /&gt;sesuai dengan direktif .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 6. Direktori&lt;br /&gt;Klik tombol Edit di kanan atas sudut untuk mengkonfigurasi Default&lt;br /&gt;Direktori Pilihan untuk semua direktori yang tidak tercantum dalam daftar di bawah Direktori&lt;br /&gt;ini. Pilihan yang Anda pilih terdaftar sebagai Pilihan direktif dalam&lt;br /&gt;Direktif. Anda dapat mengkonfigurasi opsi-opsi berikut:&lt;br /&gt;• ExecCGI - Memungkinkan pelaksanaan skrip CGI. CGI scripts tidak dijalankan jika&lt;br /&gt;Pilihan ini tidak dipilih.&lt;br /&gt;• FollowSymLinks - Memungkinkan link simbolik yang harus diikuti.&lt;br /&gt;• Termasuk - Memungkinkan penyertaan sisi server.&lt;br /&gt;• IncludesNOEXEC - Memungkinkan server-side termasuk, tetapi menonaktifkan # exec dan&lt;br /&gt;# include perintah dalam skrip CGI.&lt;br /&gt;• Indeks - Menampilkan daftar diformat isi direktori, jika tidak ada&lt;br /&gt;DirectoryIndex (misalnya index.html) ada dalam direktori yang diminta.&lt;br /&gt;• Multiview - Dukungan konten-dinegosiasikan multiviews; opsi ini dinonaktifkan dengan&lt;br /&gt;default.&lt;br /&gt;• SymLinksIfOwnerMatch - hanya mengikuti link simbolik jika target file atau&lt;br /&gt;direktori memiliki pemilik yang sama sebagai link.&lt;br /&gt;Untuk menentukan pilihan untuk direktori tertentu, klik tombol Tambah di samping&lt;br /&gt;Directory list box. Jendela yang ditunjukkan pada Gambar 7 muncul. Masukkan direktori untuk&lt;br /&gt;Direktori mengkonfigurasi di kolom teks di bagian bawah jendela. Pilih pilihan&lt;br /&gt;tangan kanan daftar, dan mengkonfigurasi Orde direktif dengan sisi kiri pilihan.&lt;br /&gt;Ordo direktif urutan kontrol yang memungkinkan dan menolak petunjuk yang&lt;br /&gt;dievaluasi. Dalam Allow dan Deny host dari host dari kolom teks, Anda dapat menetapkan&lt;br /&gt;salah satu dari berikut:&lt;br /&gt;• Bolehkan semua host - Jenis semua untuk memungkinkan akses ke semua host.&lt;br /&gt;• Partial nama domain - Bolehkan semua host yang namanya pertandingan atau berakhir dengan&lt;br /&gt;ditentukan string.&lt;br /&gt;• Full IP address - Memungkinkan akses ke alamat IP tertentu.&lt;br /&gt;• Sebuah subnet - Seperti 192.168.1.0/255.255.255.0&lt;br /&gt;• Sebuah jaringan spesifikasi CIDR - seperti 10.3.0.0/16&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 7. Pengaturan direktori&lt;br /&gt;Jika Anda memeriksa Let. Htaccess file override pilihan direktori, konfigurasi&lt;br /&gt;petunjuk dalam file. htaccess diutamakan.&lt;br /&gt;Virtual Host Pengaturan&lt;br /&gt;Anda dapat menggunakan Alat Konfigurasi HTTP untuk mengkonfigurasi virtual host. Virtual host&lt;br /&gt;memungkinkan Anda untuk menjalankan server yang berbeda untuk alamat IP yang berbeda, nama host yang berbeda, atau&lt;br /&gt;port berbeda pada mesin yang sama. Sebagai contoh, Anda dapat menjalankan website untuk&lt;br /&gt;http://www.example.com dan http://www.anotherexample.com pada web server yang sama&lt;br /&gt;menggunakan virtual host. Pilihan ini sesuai dengan arahan untuk default&lt;br /&gt;virtual host dan IP berbasis virtual host. Ini sesuai dengan direktif&lt;br /&gt;untuk virtual host berbasis nama.&lt;br /&gt;Arahan ditetapkan untuk host virtual hanya berlaku untuk virtual host tertentu. Jika&lt;br /&gt;direktif diatur server-lebar menggunakan tombol Edit Pengaturan Default dan tidak didefinisikan dalam&lt;br /&gt;host virtual pengaturan, pengaturan default akan digunakan. Sebagai contoh, Anda dapat menentukan&lt;br /&gt;Webmaster alamat email di tab Utama dan tidak mendefinisikan alamat email individu&lt;br /&gt;masing-masing virtual host.&lt;br /&gt;Tool Konfigurasi HTTP mencakup virtual host default seperti yang ditunjukkan pada Gambar 8.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 8. Virtual Host&lt;br /&gt;http://httpd.apache.org/docs-2.0/vhosts/ dan Apache HTTP Server dokumentasi di&lt;br /&gt;mesin anda memberikan informasi lebih lanjut tentang virtual host.&lt;br /&gt;Menambahkan dan Mengedit Virtual Host&lt;br /&gt;Untuk menambahkan virtual host, klik tab Virtual Host dan kemudian klik tombol Add. Kamu&lt;br /&gt;juga dapat mengedit virtual host dengan memilihnya pada daftar dan mengklik tombol Edit.&lt;br /&gt;Umum Pilihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaturan Pilihan Umum hanya berlaku untuk virtual host yang anda mengkonfigurasi.&lt;br /&gt;Mengatur nama virtual host di Virtual Host Name area teks. Nama ini digunakan oleh&lt;br /&gt;HTTP Configuration Tool untuk membedakan antara virtual host.&lt;br /&gt;Tetapkan nilai Direktori Dokumen Root ke direktori yang berisi root&lt;br /&gt;dokumen (seperti index.html) untuk virtual host. Pilihan ini sesuai dengan&lt;br /&gt;Direktif DocumentRoot dalam direktif. Sebelum Red Hat Linux 7,&lt;br /&gt;Apache HTTP Server yang disediakan dengan Red Hat Linux digunakan / home / httpd / html sebagai&lt;br /&gt;DocumentRoot. Dalam Red Hat Linux 9, bagaimanapun, DocumentRoot default adalah&lt;br /&gt;/ var / www / html.&lt;br /&gt;Webmaster alamat email yang sesuai dengan direktif ServerAdmin dalam&lt;br /&gt;Direktif VirtualHost. Alamat email ini digunakan dalam footer halaman kesalahan jika Anda memilih untuk&lt;br /&gt;menunjukkan footer dengan alamat email pada halaman kesalahan.&lt;br /&gt;Pada bagian Informasi Host, pilih Default Virtual Host, berbasis IP Virtual&lt;br /&gt;Host, atau Nama didasarkan Virtual Host.&lt;br /&gt;Default Virtual Host&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sebaiknya hanya satu standar mengkonfigurasi virtual host (ingat bahwa ada&lt;br /&gt;satu setup secara default). Default setting virtual host digunakan ketika diminta&lt;br /&gt;Alamat IP tidak secara eksplisit tercantum dalam virtual host lain. Jika tidak ada default virtual&lt;br /&gt;host ditetapkan, pengaturan server utama digunakan.&lt;br /&gt;Virtual Host berbasis IP&lt;br /&gt;Jika Anda memilih Virtual Host berbasis IP, sebuah jendela muncul untuk mengkonfigurasi&lt;br /&gt;Direktif berdasarkan alamat IP server. Tentukan alamat IP ini&lt;br /&gt;di bidang alamat IP. Untuk menentukan lebih dari satu alamat IP, pisahkan setiap IP&lt;br /&gt;alamat dengan spasi. Untuk menentukan port, gunakan sintaks IP Address: Port. Gunakan: * untuk&lt;br /&gt;mengkonfigurasikan semua port untuk alamat IP. Menentukan nama host untuk virtual host di&lt;br /&gt;Host Name Server lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virtual Host berbasis Nama&lt;br /&gt;Jika Anda memilih Virtual Host berbasis Nama, muncul jendela untuk mengkonfigurasi&lt;br /&gt;NameVirtualHost direktif berdasarkan nama host dari server. Tentukan IP&lt;br /&gt;alamat di kolom alamat IP. Untuk menentukan lebih dari satu alamat IP, pisahkan setiap&lt;br /&gt;Alamat IP dengan spasi. Untuk menentukan port, gunakan sintaks IP Address: Port. Gunakan: * untuk&lt;br /&gt;mengkonfigurasikan semua port untuk alamat IP. Menentukan nama host untuk virtual host di&lt;br /&gt;Host Name Server lapangan. Pada bagian Alias, klik Tambah untuk menambahkan nama host&lt;br /&gt;alias. Menambahkan sebuah alias di sini menambahkan server NameVirtualHost direktif dalam&lt;br /&gt;direktif.&lt;br /&gt;SSL&lt;br /&gt;Catatan&lt;br /&gt;Anda tidak dapat menggunakan virtual host berbasis nama dengan SSL, karena SSL handshake&lt;br /&gt;(bila browser aman menerima sertifikat server Web) terjadi sebelum HTTP&lt;br /&gt;permintaan yang mengidentifikasi nama yang sesuai berbasis virtual host. Jika anda ingin menggunakan namebased&lt;br /&gt;virtual host, mereka hanya akan bekerja dengan tidak aman Anda Web server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 9. SSL Support&lt;br /&gt;Jika Apache HTTP Server ini tidak dikonfigurasi dengan SSL support, komunikasi&lt;br /&gt;antara Apache HTTP Server dan klien tidak dienkripsi. Ini cocok untuk&lt;br /&gt;website tanpa informasi pribadi atau rahasia. Sebagai contoh, situs web open source&lt;br /&gt;yang mendistribusikan perangkat lunak open source dan dokumentasi tidak memerlukan aman&lt;br /&gt;komunikasi. Namun, situs e-commerce yang membutuhkan informasi kartu kredit&lt;br /&gt;harus menggunakan Apache dukungan SSL untuk mengenkripsi komunikasinya. Mengaktifkan Apache SSL&lt;br /&gt;dukungan memungkinkan penggunaan mod_ssl modul keamanan. Untuk mengaktifkannya melalui HTTP&lt;br /&gt;Tool Konfigurasi Anda harus memberikan akses melalui port 443 di bawah tab Utama =&gt;&lt;br /&gt;Tersedia Alamat. Lihat rincian Pengaturan Dasar. Kemudian, pilih virtual host&lt;br /&gt;nama dalam Virtual Host tab, klik tombol Edit, pilih SSL dari menu kiri,&lt;br /&gt;dan memeriksa SSL Support Aktifkan pilihan seperti yang ditunjukkan pada Gambar 9. Konfigurasi SSL&lt;br /&gt;Bagian ini sudah pre-configured dengan sertifikat digital dummy. Menyediakan sertifikat digital&lt;br /&gt;otentikasi server Web Anda aman dan mengidentifikasi server aman klien Web&lt;br /&gt;browser. Anda harus membeli sertifikat digital Anda sendiri. Jangan gunakan dummy satu&lt;br /&gt;disediakan di Red Hat Linux untuk website Anda. Untuk rincian tentang pembelian yang disetujui CA&lt;br /&gt;sertifikat digital,&lt;br /&gt;Virtual Host Tambahan Pilihan&lt;br /&gt;Konfigurasi Situs, Variabel Lingkungan, dan Direktori pilihan untuk&lt;br /&gt;virtual host adalah petunjuk yang sama yang Anda atur ketika Anda mengklik Edit Default&lt;br /&gt;Pengaturan tombol, kecuali ditetapkan di sini adalah pilihan untuk setiap virtual host yang anda&lt;br /&gt;adalah mengkonfigurasi. Lihat Pengaturan Default untuk rincian tentang pilihan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Server Settings&lt;br /&gt;Tab Server memungkinkan Anda untuk mengkonfigurasi pengaturan server dasar. Pengaturan default&lt;br /&gt;Pilihan ini cocok untuk kebanyakan situasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 10. Konfigurasi server&lt;br /&gt;File Kunci nilai yang sesuai dengan direktif Lockfile. Mengatur direktif ini&lt;br /&gt;Lockfile path ke server digunakan ketika dikompilasi dengan baik&lt;br /&gt;USE_FCNTL_SERIALIZED_ACCEPT atau USE_FLOCK_SERIALIZED_ACCEPT. Harus&lt;br /&gt;disimpan pada disk lokal. Itu harus diserahkan kepada nilai default kecuali direktori log&lt;br /&gt;terletak di NFS berbagi. Jika ini terjadi, nilai default harus diubah menjadi sebuah&lt;br /&gt;lokasi pada disk lokal dan direktori yang hanya dapat dibaca oleh root.&lt;br /&gt;Nilai File PID sesuai dengan direktif pidfile. Direktif ini menetapkan file dalam&lt;br /&gt;catatan server yang prosesnya ID (pid). File ini hanya boleh dibaca oleh root. Di&lt;br /&gt;sebagian besar kasus, hal itu harus diserahkan kepada nilai default.&lt;br /&gt;The Core Dump nilai Direktori CoreDumpDirectory sesuai dengan direktif.&lt;br /&gt;Apache HTTP Server mencoba untuk beralih ke direktori ini sebelum dumping inti. Default&lt;br /&gt;nilai adalah ServerRoot. Namun, jika pengguna yang berjalan sebagai server tidak bisa menulis ke halaman ini&lt;br /&gt;direktori, dump inti tidak dapat ditulis. Mengubah nilai ini ke direktori dapat ditulis oleh&lt;br /&gt;pengguna berjalan sebagai server, jika Anda ingin menulis inti dump ke disk untuk proses debug&lt;br /&gt;tujuan.&lt;br /&gt;Nilai Pengguna sesuai dengan direktif Pengguna. Ini set user ID yang digunakan oleh&lt;br /&gt;server untuk menjawab permintaan. Pengaturan pengguna ini menentukan akses server. Setiap file&lt;br /&gt;tidak dapat diakses pengguna ini juga akan tidak dapat diakses oleh pengunjung situs Web Anda. Default untuk&lt;br /&gt;User apache.&lt;br /&gt;Pengguna hanya memiliki hak istimewa sehingga dapat mengakses file yang seharusnya&lt;br /&gt;untuk dapat dilihat oleh dunia luar. Pengguna juga merupakan pemilik dari setiap proses CGI melahirkan&lt;br /&gt;oleh server. Pemakai seharusnya tidak diperbolehkan untuk menjalankan kode apapun yang tidak dimaksudkan untuk&lt;br /&gt;berada dalam menanggapi permintaan HTTP.&lt;br /&gt;Peringatan&lt;br /&gt;Kecuali anda tahu persis apa yang Anda lakukan, jangan mengatur Pengguna direktif untuk menjadi root.&lt;br /&gt;Menggunakan root sebagai Pengguna akan menciptakan lubang keamanan yang besar untuk server web Anda.&lt;br /&gt;Orangtua proses httpd dijalankan sebagai root terlebih dahulu selama operasi normal, tetapi kemudian&lt;br /&gt;segera diserahkan ke user apache. Server harus dimulai sebagai root karena kebutuhan&lt;br /&gt;untuk mengikat ke port di bawah 1024. 1024 port di bawah sistem disediakan untuk digunakan, sehingga mereka tidak&lt;br /&gt;digunakan oleh orang lain selain root. Setelah server telah melekat ke pelabuhan, Namun,&lt;br /&gt;tangan proses ke pengguna apache sebelum menerima permintaan sambungan apapun.&lt;br /&gt;Nilai Group Group berhubungan dengan direktif. Grup direktif mirip&lt;br /&gt;kepada Pengguna direktif. Kelompok menetapkan kelompok di mana server akan menjawab permintaan.&lt;br /&gt;Grup default juga apache.&lt;br /&gt;Performance Tuning&lt;br /&gt;Klik pada tab Tuning Kinerja untuk mengkonfigurasi jumlah maksimum anak&lt;br /&gt;proses server yang Anda inginkan dan mengkonfigurasi Apache HTTP Server pilihan bagi&lt;br /&gt;sambungan. Pengaturan default pilihan ini tidak cocok untuk kebanyakan situasi.&lt;br /&gt;Mengubah pengaturan ini dapat mempengaruhi kinerja keseluruhan server web Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 11. Performance Tuning&lt;br /&gt;Set Max Jumlah Sambungan ke jumlah maksimum klien simultan&lt;br /&gt;permintaan yang akan menangani server. Untuk setiap koneksi, proses httpd anak dibuat.&lt;br /&gt;Setelah jumlah maksimum ini proses tersebut tercapai, tak ada orang lain akan dapat terhubung ke&lt;br /&gt;Web server sampai proses server anak dibebaskan. Anda tidak dapat menetapkan nilai ini lebih tinggi&lt;br /&gt;dari 256 tanpa mengkompilasi ulang. Pilihan ini sesuai dengan direktif MaxClients.&lt;br /&gt;Connection Timeout mendefinisikan, dalam detik, jumlah waktu yang server anda akan&lt;br /&gt;menunggu untuk penerimaan dan transmisi selama komunikasi. Khusus, Koneksi&lt;br /&gt;Timeout mendefinisikan berapa lama server Anda akan menunggu untuk menerima permintaan GET, berapa lama akan&lt;br /&gt;menunggu untuk menerima paket TCP pada permintaan POST atau PUT dan berapa lama akan menunggu antara&lt;br /&gt;ACKs menanggapi paket TCP. Secara default, Connection Timeout diatur hingga 300 detik,&lt;br /&gt;yang sesuai untuk kebanyakan situasi. Pilihan ini sesuai dengan direktif Timeout.&lt;br /&gt;Mengatur Max permintaan per koneksi ke jumlah permintaan maksimum diperbolehkan&lt;br /&gt;per gigih sambungan. Nilai default adalah 100, yang harus sesuai untuk sebagian besar&lt;br /&gt;situasi. Pilihan ini sesuai dengan MaxRequestsPerChild direktif.&lt;br /&gt;Jika Anda memeriksa Izinkan permintaan tak terbatas per sambungan pilihan, yang&lt;br /&gt;MaxKeepAliveRequests direktif ke 0, dan permintaan tak terbatas diperbolehkan.&lt;br /&gt;Jika Anda tidak mencentang opsi Allow Koneksi Persistent, yang keepalive direktif adalah&lt;br /&gt;ditetapkan ke false. Jika Anda memeriksa itu, direktif keepalive diatur ke benar, dan KeepAliveTimeout&lt;br /&gt;direktif diatur ke nomor yang dipilih sebagai Timeout untuk nilai koneksi berikutnya.&lt;br /&gt;Direktif ini menetapkan jumlah detik server Anda akan menunggu permintaan berikutnya,&lt;br /&gt;setelah permintaan telah dilayani, sebelum menutup sambungan. Setelah permintaan telah&lt;br /&gt;diterima, nilai Timeout Connection berlaku sebagai gantinya.&lt;br /&gt;Mengatur Koneksi Persistent nilai yang tinggi dapat menyebabkan server lambat&lt;br /&gt;ke bawah, tergantung pada berapa banyak pengguna yang mencoba untuk terhubung ke itu. Semakin tinggi nomor&lt;br /&gt;proses yang lebih server menunggu koneksi lain dari klien yang terakhir&lt;br /&gt;tersambung.&lt;br /&gt;Menyimpan Pengaturan&lt;br /&gt;Jika Anda tidak ingin menyimpan konfigurasi Apache HTTP Server pengaturan, klik&lt;br /&gt;tombol Batal di sudut kanan bawah dari jendela Tool Konfigurasi HTTP.&lt;br /&gt;Anda akan diminta untuk mengkonfirmasi keputusan ini. Jika anda klik Ya untuk mengkonfirmasi pilihan ini,&lt;br /&gt;pengaturan Anda tidak akan disimpan.&lt;br /&gt;Jika anda ingin menyimpan konfigurasi Apache HTTP Server pengaturan, klik OK&lt;br /&gt;tombol di sudut kanan bawah dari jendela Tool Konfigurasi HTTP. Dialog&lt;br /&gt;window akan muncul. Jika Anda menjawab Ya, pengaturan Anda akan disimpan dalam&lt;br /&gt;/ etc / httpd / conf / httpd.conf. Ingat bahwa file konfigurasi asli Anda akan&lt;br /&gt;ditimpa.&lt;br /&gt;Jika ini adalah pertama kalinya bahwa Anda telah menggunakan HTTP Configuration Tool, Anda akan&lt;br /&gt;melihat jendela dialog peringatan Anda bahwa file konfigurasi sudah dimodifikasi.&lt;br /&gt;Jika HTTP Configuration Tool mendeteksi bahwa file konfigurasi httpd.conf telah&lt;br /&gt;manual diubah, itu akan menyimpan secara manual diubah file sebagai&lt;br /&gt;/ etc / httpd / conf / httpd.conf.bak.&lt;br /&gt;Penting&lt;br /&gt;Setelah menyimpan pengaturan Anda, Anda harus me-restart httpd daemon dengan perintah layanan&lt;br /&gt;httpd restart. Anda harus login sebagai root untuk menjalankan perintah ini.&lt;br /&gt;Sumber Tambahan&lt;br /&gt;Untuk mempelajari lebih lanjut tentang Apache HTTP Server, lihat sumber daya berikut.&lt;br /&gt;Terpasang Dokumentasi&lt;br /&gt;• Apache HTTP Server dokumentasi - Jika Anda memiliki paket httpd-manual&lt;br /&gt;diinstal dan Apache HTTP Server daemon (httpd) berjalan, Anda dapat melihat&lt;br /&gt;Apache HTTP Server dokumentasi. Buka browser Web, dan pergi ke URL&lt;br /&gt;http://localhost pada server yang menjalankan Apache HTTP Server. Kemudian,&lt;br /&gt;klik link Dokumentasi.&lt;br /&gt;• / usr/share/docs/httpd- - Migrasi Apache dokumen HOWTO&lt;br /&gt;berisi daftar perubahan dari versi 1.3 ke versi 2.0 serta informasi&lt;br /&gt;tentang bagaimana migrasi file konfigurasi secara manual.&lt;br /&gt;Useful Website&lt;br /&gt;1. http://www.apache.org - Apache Software Foundation.&lt;br /&gt;2. http://httpd.apache.org/docs-2.0/ - Apache Software Foundation&lt;br /&gt;dokumentasi di Apache HTTP Server versi 2.0, termasuk Apache HTTP&lt;br /&gt;Server Versi 2.0 User's Guide.&lt;br /&gt;3. http://localhost/manual/index.html - Setelah memulai Apache HTTP Server pada&lt;br /&gt;sistem lokal Anda, Anda dapat melihat Apache HTTP Server Versi 2.0&lt;br /&gt;dokumentasi pada sistem lokal Anda menggunakan URL ini.&lt;br /&gt;4. http://www.redhat.com/support/resources/web_ftp/apache.html - Red Hat&lt;br /&gt;Dukungan menyimpan daftar berguna link Apache HTTP Server.&lt;br /&gt;5. http://www.redhat.com/support/docs/faqs/RH-apache-FAQ/book1.html - The&lt;br /&gt;Red Hat Linux Sentralisasi Knowledgebase Apache dikompilasi oleh Red Hat.&lt;br /&gt;Buku Terkait&lt;br /&gt;6. Apache: The Definitive Guide oleh Ben Laurie dan Peter Laurie; O'Reilly &amp;&lt;br /&gt;Associates, Inc&lt;br /&gt;7. Red Hat Linux Reference Guide; Red Hat, Inc - pendamping ini manual&lt;br /&gt;mencakup petunjuk untuk migrasi dari Apache HTTP Server versi 1.3 untuk&lt;br /&gt;Apache HTTP Server versi 2.0 manual, lebih rinci tentang Apache HTTP&lt;br /&gt;Server arahan, dan petunjuk untuk menambahkan modul untuk Apache HTTP Server.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-957603783445498000?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/957603783445498000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=957603783445498000' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/957603783445498000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/957603783445498000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2009/11/apache-http-server-configuration-redhat.html' title='Apache HTTP Server Configuration Redhat'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-1189285469199695670</id><published>2009-11-07T00:13:00.000-08:00</published><updated>2009-11-07T00:14:45.366-08:00</updated><title type='text'>12 Prinsip Animasi</title><content type='html'>Untuk menjadi animator yang baik kita harus mengetahui 12 prinsip dasar animasi….1) Squash and Stretch ( Menekan dan Melentur)Squash and stretch bisa membuat benda-benda hidup atau benda mati dibuat seolah-olah hidup, menjadi lebih ekspresif dan “bernyawa”, bergerak dengan lebih realistis.Misalnya karung beras yang dibuat seolah bisa tertawa geli, malu atau marah.Atau contoh paling klasik : bouncing ball. Squash ketika berada di tanah, stretch sebelum dan sesudahnya. Stretching walaupun tidak realistis2) Anticipation (Antisipasi)Membuat setiap gerakan secara berurutan sehingga dapat dinikmati dan dimengerti oleh penonton. Contohnya bila Donald Duck ingin berlari kencang dia akan mengangkat kaki dahulu untuk mengambil ancang-ancang, lantas berlari.3) Staging (Penataan Gerak) Adalah prinsip yang bersifat paling umum karena mencakup banyak area. Misalnya bagaimana mempresentasikan sebuah karakter agar dapat dikenal dengan baik oleh penonton. Termasuk ke dalamnya ekspresi yg ingin ditampilkan, mood yang ingin dibentuk, semua dapat dikomunikasikan dengan baik kepada penonton bila semua dibentuk dalam penataan gerak yang tepat dan jelas. Misalnya Minnie Mouse merupakan karakter yang dibuat gerak-geriknya selalu feminine dalam situasi apapun.4) Straight Ahead and Pose to PoseMerupakan dua pendekatan dalam menggambar animasi. Pada metode Straight Ahead, animator akan menggambar secara spontan gambar demi gambar setelah mengetahui story point. Dalam metode pose to pose, animator bekerja lebih terencana - - membuat gambar, gerakan, ukuran - - sedini mungkin, sejak awal sebelum mulai menggambar.5) Follow Through and Overlapping Action (Gerakan Mengikuti)Bila suatu karakter dalam sebuah scene berhenti bergerak, dia tidak akan berhenti secara tiba-tiba. Diperlukan penghitungan timing yang tepat. Misalnya saat Goofy yang bertelinga panjang berhenti bergerak (stop ditempat) makan telinganya akan tetap berayun atau bila memakai jubah, jubahnya masih tetap berkelebat disaat berhenti. Inilah yang dimaksud gerakan mengikuti.6) Slow In and Slow OutMerupakan pengaturan timing dan staging dalam suatu scene ke scene. Ada gerakan melambatkan di saat memulai sesuatu dan melambat ketika suatu objek di akhir gerakan.7) Archs (Konstruksi Lengkung) Merupakan gerakan yg melengkung. Pada dasarnya hampir semua gerakan yg ada bergerak membentuk garis lengkung8) Secondary Action (Gerakan Pedukung)Adalah gerakan-gerakan yang mendukung suatu ekspresi atau aksi agar lebih terlihat jelas. Misalkan Seorang yang sedang sedih akan mengusap tangannya keb wajah untuk menghapus air mata. Hal ini juga berkaitan dengan staging (penataaan gerak)9) TimingKita memerlukan timing untuk mengkontrol gerakan animasi, misalnya seberapa cepat mata mengedip atau bola mantul10) Exaggeration (Melebihkan)Yang dimaksud dengan “melebih-lebihkan” sesuatu adalah membuat gambar dalam suatu aksi menjadi lebih meyakinkan atau lebih terlihat lucu. Misalnya Mickey yang mengendarai mobil butut, mobilnya berguncang dan berisik, lalu plat nomornya rontok dan pada saat belok bannya meletus.11) Solid DrawingAdalah kemampuan menggambar yang baik dan benar. Dalam membuat komposisi gambar secara baik dan terlihat hidup.12) Appeal (Daya Tarik)Adalah suatu kualitas dimana orang dapat menikmati suatu gambar yang memikat, desain bagus, komunikatif dan memiliki magnet.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-1189285469199695670?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/1189285469199695670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=1189285469199695670' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/1189285469199695670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/1189285469199695670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2009/11/12-prinsip-animasi.html' title='12 Prinsip Animasi'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-816494013852069874</id><published>2009-11-06T23:59:00.001-08:00</published><updated>2009-11-06T23:59:41.159-08:00</updated><title type='text'>Apa yang dimaksud dg Komputer Server.</title><content type='html'>Komputer Server adalah sebuah PC yg berpungsi untuk mengatur Komputer yang bertugas sebagai pelayan jaringan. Server mengatur lalu lintas data dalam sebuah jaringan dan menyediakan resource yang dapat dipakai oleh komputer lain yang terhubung dalam jaringannya. Server merupakan piranti khusus dalam jaringan komputer yang menjadi tempat bagi semua nodes di dalam jaringan untuk bisa melakukan resource sharing. Server melayani semua nodes, jika nodes membutuhkan. Server ada beberapa macam, yaitu: printer server, file server, disk server, dan database server. Server bisa bersifat dedicated, artinya server tidak bisa dipergunakan sebagai nodes untuk komunikasi, ada juga yang bersifat non-dedicated, yaitu selain berfungsi sebagai server juga dapat dipergunakan sebagai titik masuk untuk berkomunikasi di dalam jaringan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-816494013852069874?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/816494013852069874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=816494013852069874' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/816494013852069874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/816494013852069874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2009/11/apa-yang-dimaksud-dg-komputer-server.html' title='Apa yang dimaksud dg Komputer Server.'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-2380219982044249806</id><published>2009-11-06T23:57:00.001-08:00</published><updated>2009-11-06T23:57:50.774-08:00</updated><title type='text'>Apa itu Samba</title><content type='html'>Dalam membangun jaringan kombinasi sistem operasi windows dengan linux, Samba merupakan layanan yang paling populer.&lt;br /&gt;Pada umumnya Samba digunakan untuk membangun suatu jaringan di mana komputer-komputer yang menjadi anggota jaringan tersebut&lt;br /&gt;digunakan untuk berbagi pakai(sharing) berbagai sumber daya yang dimilikinya, misal media penyimpanan data dan printer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel mengenai jaringan kombinasi Linux dan Windows secara Peer To Peer penulis berikan, karena jaringan Peer To Peer relatif sederhana dan mudah dipraktekkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya Samba diciptakan untuk menjembatani protokol yang berbeda anta Linux dengan Windows ketika membangun sebuah jaringan.&lt;br /&gt;Kebanyakan sistem operasi berbasis UNIX, termasuk Linux, menggunakan protokol TCP/IP dalam membangun jaringan. Windows sendiri juga mendukung penggunaan protokol TCP/IP.&lt;br /&gt;Namun dalam membangun jaringan sesama Windows untuk keperluan sharing data atau printer, Windows menggunakan protokol lain yang disebut Server Message Block atau disingkat SMB.&lt;br /&gt;Nah..pasti anda bisa mengira-ngira, mungkin dari kata inilah Samba berasal.&lt;br /&gt;Protokol SMB menggunakan antarmuka jaringan yang disebut dengan Network Basic Input Output System(NetBIOS).&lt;br /&gt;NetBIOS memungkinkan pengguna Windows untuk mengakses media penyimpanan atau printer pada komputer lain seolah-olah perangkat tersebut ada pada komputernya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pola pikir sharing perangkat menggunakan protokol SMB tersebut, Andrew Tridgel menciptakan Samba.&lt;br /&gt;Samba memungkinkan pengguna sistem operasi UNIX/Linux melakukan sharing media penyimpanan data dan printer dengan Windows.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-2380219982044249806?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/2380219982044249806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=2380219982044249806' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/2380219982044249806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/2380219982044249806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2009/11/apa-itu-samba.html' title='Apa itu Samba'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-4105528091639165162</id><published>2009-11-06T23:55:00.000-08:00</published><updated>2009-11-06T23:56:04.717-08:00</updated><title type='text'>Proxy Server</title><content type='html'>Secara teknis, proxy server adalah sebuah sistem yang berperan sebagai perantara antara client hosts, dengan server yang ingin diaksesnya. Secara tradisional, kita bisa menyamakan proxy sebagai mak comblang, makelar, calo, affiliasi, orang ketiga, perantara, broker, atau beberapa istilah sejenis lainnya. Bagaimana dengan cara kerjanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya begini, katakanlah kamu ingin membuka Google di internet. Berarti komputermu disebut dengan client host. Dan halaman web Google yang kamu lihat di monitor, adalah file html yang tersimpan di dalam komputer server Google yang ada di internet. Itu artinya komputermu (client) ingin mengakses server Google. Lalu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tanpa proxy, maka saat mengetikkan alamat URL dari Google (http://www.google.co.id), maka dengan seketika itu juga, dan dengan tanpa perantara, komputer  akan mengirim request atau permintaan  itu langsung ke komputer servernya Google. Saat menerima request itu, maka dengan tanpa perantara, komputer server Google akan mengirimkan balasan berupa halaman web yang kamu lihat di monitor. Lalu kalo pake proxy?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan kalo kita pakai proxy, maka, saat mengetikkan alamat URL dari Google, seketika itu juga komputer akan mengirimkan request, tapi tidak langsung ke komputer servernya Google. Melainkan ke komputer yang berperan sebagai proxy server. Dan saat menerima request itu, server proxy kemudian melanjutkannya ke komputer servernya Google. Dan sebaliknya, dari server Google ke server proxy, baru ke komputermu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi,  cara kerja proxy ini, Simple dan mudah bukan? Lalu, dikau bertanya lagi, buat apa pakai perantara (proxy) kalau bisa transaksi secara langsung? Dan, bukankah biasanya kalau pakai pihak ketiga (proxy) itu biasanya malah merugikan, lebih panjang, lama, dan ribet, betul?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar. Pakai proxy itu memang ada ruginya, tapi juga ada untungnya. Dan ingat, untung dan rugi itu sudah menjadi hukum Alam, bukan Vetivera. Kata bapak, dimana ada si untung, disitu pasti ada si rudi... eh... rugi. Jadi, si untung tidak akan pernah ada, jika tanpa si rugi. Begitupun sebaliknya. Itu artinya, proxy tidak akan pernah dibuat dan dipake orang, kalo cuma bisa merugikan, betul?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, apa untungnya pake proxy?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahuinya, bisa kita lihat dari tujuan awal proxy dibuat. Proxy dibuat dengan tujuan untuk mengambil, membawa, dan menyampaikan, lalu mengembalikan setiap request dari client, kemudian menyimpan request tersebut ke dalam suatu tempat yang dinamakan cache.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu cache? Dan, buat apa proxy menyimpan request tersebut kedalam cache?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara sederhana, cache bisa kita samakan sebagai tempat penyimpanan sementara, atau Google sering menyebutnya sebagai tembolok (ntah kenapa Google begitu mencintai kata itu). Jadi, setiap request yang datang melalui proxy, akan disimpan ke dalam cache. Tujuannya, untuk mempercepat proses pelayanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempercepat proses pelayanan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini, saat komputer  merequest halaman web Google melalui proxy, halaman itu akan disimpan oleh proxy ke dalam cache. Tujuannya, bila suatu saat nanti anda merequest halaman yang sama, proxy tidak perlu lagi harus mengambilnya secara langsung ke komputer servernya Google. Proxy cukup mengambilnya di dalam cache. Dengan begitu, proses pelayanan request, jadi lebih cepat terlayani, betul?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara kerja seperti ini, proxy sangat ideal digunakan oleh suatu sistem, dimana ada lebih dari satu user yang mengakses satu jalur yang sama untuk ke internet. Karena itulah, jaringan yang ada di kantor-kantor, sekolah, universitas, warnet, biasanya menggunakan proxy. Untuk jaringan-jaringan seperti itu, proxy memberikan lebih banyak keuntungan, dibanding kerugian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba ente bayangin begini, saat seorang user merequest halaman web Google, proxy mengambilnya, menyampaikannya, kemudian menyimpannya ke dalam cache. Lalu, saat user lain juga ingin merequest halaman web Google, proxy tidak perlu lagi ke internet, dia cukup mengambilnya dari dalam cache. Dengan bagitu, traffik, lalu lintas jaringan, dan waktu menunggu, akan lebih hemat, cepat, dan singkat, betul?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oo... jadi itu manfaatnya menggunakan proxy. Lalu, bagaimana dengan tipenya? Apa semua proxy itu sama? Atau proxy juga ada jenis dan kelompoknya? Dan kalo emang ada, tolong dong om... kasih tau apa dan bagaimana cara membedakannya. Ini minta tolong lho om... bukannya merintah dan maksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proxy jika dilihat berdasarkan cara kerjanya, Proxy memang terbagi dalam dua tipe. Tipe yang pertama disebut dengan Forward proxy server. Cara kerja Forward proxy ini adalah seperti contoh diatas. Dan user seharusnya tahu dan sadar kalo sebenarnya dia menggunakan proxy tipe ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari mana user tersebut tahu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari konfigurasi browsernya. Karena si user tersebut harus mengkonfigurasikan browsernya secara khusus agar bisa ke internet. Kenapa harus dikonfigurasi secara khusus? Sebab, seperti yang sudah di ceritakan diatas, forward proxy server berada diantara user tersebut, dengan resource atau sumber yang ingin diaksesnya (internet).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, agar browser si user tadi tahu cara mengakses sumber tersebut (internet), si user tadi harus memberi tahu browsernya agar terlebih dulu mengakses forward proxy, sebelum bisa ke internet. Untuk lebih jelasnya, coba perhatikan gambar dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, proxy tipe lainnya? Tipe lainnya disebut Reverse Proxy. Berbeda dengan forward proxy yang berada diantara user dengan resource (internet), sebuah reverse proxy tempatnya bukan di tengah, melainkan di depan resource (internet). Membingungkan bukan? Mungkin dengan melihat gambar dibawah ini, kita jadi lebih jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, gimana? Udah lebih jelas bedanya? Masih belum? Penasaran? Ingin lebih jelas? Ketik REG spasi PROXY, hehe... mirip iklan. Tapi ini memang iklan. Tujuannya, biar sampeyan datang lagi kesini. Sebab, kite bakal ngelanjutin kisah ini nanti, bukan sekarang. Karena, kalo mao ditulisin semua disini, bisa kepanjangan dan kurang bahan, dan aye bisa jadi sasaran cacian dan makian. Jadi, sing sabar yo...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-4105528091639165162?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/4105528091639165162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=4105528091639165162' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/4105528091639165162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/4105528091639165162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2009/11/proxy-server.html' title='Proxy Server'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-1709117899064884721</id><published>2009-11-06T16:35:00.000-08:00</published><updated>2009-11-06T16:36:11.393-08:00</updated><title type='text'>Tutorial FreeBSD</title><content type='html'>&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan selama ngoprek, personal referensi. Boleh juga bermanfaat untuk yang lain.Tuesday, August 14, 2007Instal MailmanSebelum memulai instalasi mailman, perlu diketahui bahwa untuk dapat menginstal mailman maka kita perlu menginstal Apache terlebih dahulu (* link ke apache) dan dalam contoh ini saya menggunakan Postfix sebagai MTA (* link ke postfix). Anda dapat menginstalnya juga. Kalau apache sudah terinstal maka kita dapat menginstall mailman dengan port. Perlu diperhatikan di sini dalam menginstal mailman kita perlu mengatur parameter MAIL_GID=mailman. Jadi sebaiknya kita instal mailman dengan port saja agar parameter tadi dapat kita pastikan. Pertama untuk mempercepat instalasi, kita instal dahulu python (jika belom ada) dengan pkg_add. Dalam contoh ini saya mengganti lokasi default package di server lokal itb sbb:# setenv PACKAGESITE ftp://ftp?itb.ac.id/pub/FreeBSD/ports/i386/packages-6.2-release/Latest/# pkg_add -r pythonKemudian instal mailman dengan port:# cd /usr/ports/mail/mailman/# make MAIL_GID=mailman install cleanKetika muncul pilihan option pastikan kita menggunakan Postfix.Setelah instalasi selesai, tambahkan baris berikut pada file mm_cfg.py:# ee /usr/local/mailman/Mailman/mm_cfg.pyTambahkan di bagian akhir file:SMTPHOST = 'mail.example.com'MTA = 'Postfix'Kemudian edit file httpd.conf dan tambahkan konfigurasi mailman sbb:# ee /usr/local/etc/apache22/httpd.confTambahkan:ScriptAlias /mailman "/usr/local/mailman/cgi-bin"Alias /pipermail "/usr/local/mailman/archives/public"Options FollowSymLinks ExecCGIAllowOverride NoneOrder allow,denyAllow from allOptions Indexes MultiViews FollowSymLinksAllowOverride NoneOrder allow,denyAllow from allEdit juga file master.cf dari Postfix:# ee /usr/local/etc/postfix/master.cfTambahkan:mailman unix - n n - - pipeflags=FR user=mailman:mailmanargv=/usr/local/mailman/postfix-to-mailman-2.1.py ${nexthop} ${user}Dalam konfigurasi pada file master.cf di atas, ada sebuah file yang perlu kita download. Ini sifatnya optional tapi saya merekomendasikannya untuk mempermudah instalasi mailman kita. Download postfix-to-mailman-2.1.py dari situs dibawah ini:http://www.gurulabs.com/goodies/downloads.phphttp://www.gurulabs.com/downloads/postfix-to-mailman-2.1.pyLetakkan file tersebut di /usr/local/mailman/ kemudian kita ubah sedikit:# ee /usr/local/mailman/postfix-to-mailman-2.1.pyEdit parameter berikut:MailmanHome = "/usr/local/mailman"; # Mailman home directory.MailmanOwner = "postmaster@mail.example.com";Untuk memastikan daftar alias dari Postfix, gunakan perintah-perintah di bawah ini:# /usr/local/sbin/postalias /etc/mail/aliases# /usr/local/sbin/postalias /etc/aliases# /usr/local/sbin/postalias /usr/local/etc/postfix/aliasesSetelah itu kita reload postfix dan restart apache:# postfix reload# apachectl restartAkhirnya kita coba jalankan mailman:# /usr/local/etc/rc.d/mailman startUntuk membuat list pertama kali kita lakukan seperti berikut:# cd /usr/local/mailman/# bin/newlist mailman:Enter the email of the person running the list: admin@mail.example.comPassword:# bin/config_list -i data/sitelist.cfg mailmanKita perlu juga menambahkan maintenance mailman ke dalam cron:# cd /usr/local/mailman/cron# crontab -u mailman crontab.in# cd /usr/local/mailman# bin/mailmanctl startTerakhir kita perlu mengatur password admin untuk mailman sbb:# bin/mmsitepassPassword:# bin/mmsitepass -cPassword:Secara umum instalasi dan konfigurasi mailman telah selesai. Anda bisa melihat hasilnya dengan membuka browser anda dan mulai menggunakan mailman. Buka alamat berikut:http://mail.example.com/mailman/listinfohttp://mail.example.com/mailman/listinfo/mailmanhttp://mail.example.com/cgi-bin/mailman/admindb/list -&gt; pending messages waiting for approvalAnda dapat membuat list melalui web atau bisa juga dari command line. Contoh membuat milis baru dari command line sbb:# bin/newlist testlistKalau kita tidak menspesifikasikan mail host dan web host seperti di atas, maka benahi dengan:# bin/withlist -l -r fix_url testlist --urlhost=example.comAtau lebih baik langsung seperti ini:# bin/newlist --urlhost=mail.example.com --emailhost=mail.example.com testlistCatatan:Anda bisa membuat milis baru dari browser dari alamat di atas. Ikuti link admin. Mailman memiliki beberapa perintah yang telah disediakan untuk manajemen list, diantaranya yang penting:newlist: add a new listrmlist ''list'': delete a listlist_lists: list all the listslist_members ''list'': list all the members of the listadd_members ''user@example.com'' ''list'': add e-mail [MAILTO] user@example.com to the list list.remove_members ''user@example.com'' ''list'': remove e-mail [MAILTO] user@example.com to the list listmmsitepass: define a site password to access administration web interfacesUsefull Links:http://www.freebsddiary.org/mailman.phphttp://www.list.org/mailman-install/front.htmlhttp://www.gurulabs.com/goodies/downloads.phphttp://www.gurulabs.com/downloads/postfix-to-mailman-2.1.pyDiposting oleh izzun at 8:12 PM 0 komentar Label: email Instal Cyrus IMAP, Postfix, dan Squirrelmail Pada FreeBSDPertama kita akan gunakan BDB-43 agar semua paket terinstall menggunakan database yang sama dan kita atur agar instalasi menggunakan port dengan perintah 'make' secara default akan mengambil source dari server lokal, misalnya di ITB.Masukkan parameter berikut ke dalam /etc/make.conf:WITH_DB=43MASTER_SITE_OVERRIDE=ftp://ftp.itb.ac.id/pub/FreeBSD/distfiles/${DIST_SUBDIR}1. Instalasi Cyrus-IMAPInstal cyrus-sasl2 dan cyrus-sasl2-saslauthd melalui port. Akan digunakan MASTER_SITE_OVERRIDE di atas untuk mengambil source dari server FreeBSD local (misalnya dari ITB). Instal dahulu cyrus-sasl2-saslauthd karena secara otomatis akan menginstal cyrus-sasl2 dahulu sebagai dependensi.# cd /usr/ports/security/cyrus-sasl2-saslauthd/# make install cleanInstal cyrus-imap23 melalui port. Ketika make config, pilih BDB 43 untuk menyamakan dengan instalasi lainnya.# cd /usr/ports/mail/cyrus-imap23# make config# make install cleanSetelah instalasi berhasil, maka kita diminta untuk mengeksekusi file berikut.# /usr/local/cyrus/bin/mkimapHasilnya seperti berikut:reading configure file /usr/local/etc/imapd.conf...i will configure directory /var/imap.i saw partition /var/spool/imap.doneconfiguring /var/imap...creating /var/spool/imap...doneKemudian masukkan dalam rc.conf beberapa informasi untuk mengaktifkan cyrus-imap ketika booting:# ee /etc/rc.confTambahkan:sendmail_enable="NO"cyrus_imapd_enable="YES"saslauthd_enable="YES"saslauthd_flags=" -a pam"Buat file berikut bila belum ada:# ee /usr/local/lib/sasl2/smtpd.confMasukkan baris berikut:pwcheck_method: saslauthdJalankan saslauthd dan buat sebuah user bernama cyrus (yang akan menjadi admin imap):# /usr/local/etc/rc.d/saslauthd start# saslpasswd2 -c cyrusMasukkan password jika diminta dan setelah itu anda bisa melihat user-user yang sudah dibuat dengan perintah:# sasldblistusers2Kemudian anda juga perlu mengedit file imapd.conf sbb:# ee /usr/local/etc/imapd.confGanti atau tambahkan beberapa parameter seperti berikut ini:allowanonymouslogin: nosasl_pwcheck_method: saslauthdsasl_mech_list: 'plain login'lmtpsocket: /var/imap/socket/lmtpadmins: cyrusJalankan imapd dengan perintah berikut:# /usr/local/etc/rc.d/imapd startSebelum dilanjutkan, sepertinya sampai disini kita perlu logout dari shell. Kadang masih belum bisa connect imap (perintah di bawah) Mungkin system perlu di-restart (kalau pakai jail, jailnya perlu di-restart).Lakukan perintah berikut untuk connect pada cyrus-imap:# cyradm -u cyrus localhostlocalhost.server.domainname&gt; user.testlocalhost.server.domainname&gt; lmuser.test (\HasNoChildren)localhost.server.domainname&gt; quitKalau anda tidak berhasil connect pada imap, maka perintah di atas tidak akan berhasil. Cek pesan error pada log dengan:# tail /var/log/messages# tail /var/log/maillogBiasanya anda akan dapat menemukan pesan-pesan kesalahan yang menyebabkan kegagalan sistem anda. Cari pesan kesalahannya lalu perbaiki yang perlu diperbaiki, lalu coba kembali perintah di atas untuk connect ke imapd.Pastikan juga anda memiliki baris-baris berikut pada /etc/services:pop3 110/tcpimap 143/tcpimsp 406/tcpacap 674/tcpimaps 993/tcppop3s 995/tcpkpop 1109/tcpsieve 2000/tcplmtp 2003/tcpfud 4201/udpJika anda menggunakan SSL, maka pastikan berikut ini ada pada /usr/local/etc/imapd.conf:tls_key_file: /var/imap/key.pemtls_ca_file: /var/imap/cacert.pemtls_cert_file: /var/imap/cert.pemadmins: cyrusUntuk mendapatkan file-file di atas (key.pem, cacert.pem, cert.pem) maka kita bisa membuatnya sendiri (*link ke ca-cert) dengan OpenSSL atau membeli sertifikasi resmi yang disediakan di internet oleh lembaga-lembaga sertifikasi.2. Instalasi PostfixInstal Postfix dengan menggunakan pkg_add:# setenv PACKAGESITE ftp://ftp.itb.ac.id/pub/FreeBSD/ports/i386/packages-6.2-release/Latest/# pkg_add -r postfix-currentPada waktu config pilih menggunakan BDB 43 dan SASL. Kemudian jawab yes untuk semua pertanyaan pada saat instalasi, misalnya seperti ini:Would you like to activate Postfix in /etc/mail/mailer.conf [n]? yTambahkan informasi berikut ini pada /etc/rc.conf agar postfix diaktifkan saat booting dan menonaktifkan Sendmail:postfix_enable="YES"sendmail_enable="NO"sendmail_submit_enable="NO"sendmail_outbound_enable="NO"sendmail_msp_queue_enable="NO"Tambahkan juga informasi berikut pada /etc/periodic.conf agar secara rutin (daily) dilakukan maintenance pada postfix:daily_clean_hoststat_enable="NO"daily_status_mail_rejects_enable="NO"daily_status_include_submit_mailq="NO"daily_submit_queuerun="NO"Aktifkan maildrop, old-cyrus, cyrus, uucp, ifmail, bsmtp dengan mengedit file /usr/local/etc/postfix/master.cf:maildrop unix - n n - - pipeflags=DRhu user=vmail argv=/usr/local/bin/maildrop -d ${recipient}## The Cyrus deliver program has changed incompatibly, multiple times.#old-cyrus unix - n n - - pipeflags=R user=cyrus argv=/cyrus/bin/deliver -e -m ${extension} ${user}# Cyrus 2.1.5 (Amos Gouaux)# Also specify in main.cf: cyrus_destination_recipient_limit=1cyrus unix - n n - - pipeuser=cyrus argv=/cyrus/bin/deliver -e -r ${sender} -m ${extension} ${user}## See the Postfix UUCP_README file for configuration details.#uucp unix - n n - - pipeflags=Fqhu user=uucp argv=uux -r -n -z -a$sender - $nexthop!rmail ($recipient)## Other external delivery methods.#ifmail unix - n n - - pipeflags=F user=ftn argv=/usr/lib/ifmail/ifmail -r $nexthop ($recipient)bsmtp unix - n n - - pipeflags=Fq. user=foo argv=/usr/local/sbin/bsmtp -f $sender $nexthop $recipientKemudian kita perlu mengedit file konfigurasi utama postfix yaitu pada /usr/local/etc/postfix/main.cf:queue_directory = /var/spool/postfixcommand_directory = /usr/local/sbindaemon_directory = /usr/local/libexec/postfixmail_owner = postfixmailbox_size_limit = 512000000myhostname = mail.example.commydomain = example.commyorigin= $mydomainmydestination = example.com, $myhostnamemailbox_transport = lmtp:unix:/var/imap/socket/lmtpLakukan perintah berikut ini untuk membuat mengaktifkan alias pada postfix:# newaliasesKemudian setelah semua setting dilakukan, maka postfix perlu di-reload:# postfix reloadAtau jika postfik belom dijalankan, gunakan perintah:#postfix startUntuk mengetes apakah postfix sudah berjalan, maka anda dapat mencoba:# telnet localhost 25atau:# telnet mail.example.com 25Jika semua berjalan dengan baik, maka anda akan mendapatkan jawaban seperti ini:220 mail.example.com ESMTP PostfixJika anda menemukan masalah dalam mengirim atau menerima email, maka coba lakukan debugging dengan melihat file log:# tail /var/log/messages# tail /var/log/maillog3. Instalasi SquirrelmailBaca manual: http://squirrelmail.org/docs/admin/admin-1.htmlRequirement:* Sebuah web server dengan PHP terinstal. PHP paling tidak versi 4.1.0.* Akses pada sebuah server IMAP yang telah dapat menggunakan standard IMAP 4 rev 1.Disini digunakan:- Apache22 + PHP 5 (petunjuk instalasi ada di atas)- php5-gd + php5-session + php5-mbstring + php5-gettext + php5-xml- ispellSemua requirement tsb akan diinstall otomatis ketika kita menginstall Squirrelmail dengan port atau dengan package. Cek phpinfo() pada web server dan pkg_info untuk memastikan.Lakukan konfigurasi cyrus-imapd dengan benar.Cek variabel berikut pada php.ini# /usr/local/etc/php.inifile_uploads = Onsession.auto_start = 1Instal Squirrelmail dengan menggunakan pkg_add:# setenv PACKAGESITE ftp://ftp.itb.ac.id/pub/FreeBSD/ports/i386/packages-6.2-release/Latest/# pkg_add -r squirrelmailJalankan perintah conf.pl yang telah disediakan untuk melakukan konfigurasi squirrelmail:# cd /usr/local/www/squirrelmail/config# ./conf.plPada konfigurasi ini kita dapat melakukan berbagai setting yang diperlukan untuk squirrelmail. Di sini juga telah disediakan setting default untuk beberapa jenis server IMAP. Pilih konfigurasi untuk Cyrus-IMAP. Setting juga nama server squirrelmail dll. Anda bisa mencoba-coba berbagai setting yang ada tanpa perlu khawatir. Jika terjadi error, maka anda tinggal jalankan lagi program setting ini (conf.pl) untuk mengembalikan setting yang telah anda ubah dengan mudah.Pastikan bahwa direktori squirrelmail dimiliki oleh www:# chown -R www:www /usr/local/www/squirrelmail/# chown -R www:www /usr/local/www/squirrelmail/*Kira-kira demikianlah instalasi Cyrus IMAP, Postfix, dan Squirrelmail pada sistem saya menggunakan FreeBSD 6.2. Kalau ada pertanyaan atau perbaikan pada tulisan saya ini, silakan memberikan komentar atau mengirim email kepada saya ke izbiq[at]rufaqait[dot]com. Semoga bermanfaat.Usefull links:http://www.soe.ucsc.edu/~venkat/tutorial1.htmlhttp://tomster.org/geek/freebsdcookbook/ar01s03.htmlhttp://www.hott.net.au/site%20sources/postfix-howto.htmlhttp://www.postfix.org/basic.htmlhttp://www.pcprobleemloos.nl/freebsd/http://bsdinn.com/postfix/index.php?page=SB01http://squirrelmail.org/docs/admin/admin.html Diposting oleh izzun at 7:59 PM 1 komentar Label: email Instal Apache (Apache22) dan PHP 5 Pada FreeBSD1. Instalasi ApacheInstalasi Apache saya lakukan melalui pkg_add. Pada tutorial ini saya memberikan contoh bila kita memilih server mirror/lokal untuk mendapatkan package daripada langsung mengambilnya dari situs utama FreeBSD. Dalam contoh berikut saya menggunakan server lokal di ITB misalnya.Gunakan perintah ini (kita login sebagai root)untuk mensetting lokasi default dari package:# setenv PACKAGESITE ftp://ftp.itb.ac.id/pub/FreeBSD/ports/i386/packages-6.2-release/Latest/atau:# setenv PACKAGESITE ftp://ftp.itb.ac.id/pub/FreeBSD/ports/i386/packages-6-stable/Latest/Perbedaan kedua perintah di atas adalah pada jenis package, yaitu package yang ada pada release FreeBSD 6.2 atau kita akan menggunakan package golongan stable untuk distribusi umum FreeBSD 6. Beberapa jenis package ada yang masuk pada kedua tempat tersebut, tapi sebagian ada yang hanya pada satu tempat diantara keduanya. Jadi kalau misalnya kita telah mengeset lokasi package misalnya dengan perintah pertama, maka kita bisa menggantinya dengan melakukan setenv ulang tentunya dengan parameter lokasi package yang berbeda, seperti pada perintah kedua. Kalau menggunakan shell seperti bash, maka syntax perintah di atas perlu diubah sbb:# export PACKAGESITE=ftp://ftp.itb.ac.id/pub/FreeBSD/ports/i386/packages-6.2-release/Latest/atau# export PACKAGESITE=ftp://ftp.itb.ac.id/pub/FreeBSD/ports/i386/packages-6-stable/Latest/Selanjutnya install package:# pkg_add -r apache22Gunakan semua option secara default kalau anda tidak mengetahui fungsi option-option yang disertakan. Cara instalasi dengan pkg_add ini dipilih karena instalasi jadi lebih cepat (apache22 sudah dicompile, tanpa perlu compile sendiri). Pada beberapa package kita perlu melakukan kompilasi sendiri dari source jika ada parameter2 konfigurasi yang perlu disertakan pada waktu kompilasi. Tapi jika anda ingin melakukan kompilasi, mungkin untuk mencegah kemungkinan masalah kompatibilitas, maka anda dapat menginstall package tersebut dari ports collection:# cd /usr/ports/www/apache22/# make config# make install cleanSetelah instalasi berhasil, apache perlu diaktifkan secara default ketika booting. Edit file /etc/rc.conf:# ee /etc/rc.confMasukkan baris berikut:apache22_enable="YES"Edit file httpd.conf:# ee /usr/local/etc/apache22/httpd.confUbah variabel-variabel seperti berikut:Listen 10.1.1.30:80ServerName example.com:80ServerAdmin admin@example.comVariable di atas perlu diganti sesuai dengan sistem yang akan dipakai. Dalam hal ini, nama host adalah example.com dengan alamat IP 10.1.1.30, port yang digunakan adalah port 80 dan email admin adalah admin@example.com.Kemudian ganti semua parameter /usr/local/www/apache22 dengan /usr/local/www/ karena pada apache22 default instalasi diubah dari versi2 sebelumnya. Hal ini sifatnya optional. Jika anda mengubahnya, maka anda perlu memindahkan semua isi direktori /usr/local/www/apache22 yang sebenarnya ke direktori /usr/local/www/. Jadi, keluar dari editor, lalu lakukan perintah berikut:# mv /usr/local/www/apache22/* /usr/local/wwwSetting secara umum selesai, anda dapat menguji syntax httpd.conf anda:# apachectl configtestBeberapa perintah apache yang perlu anda coba:# apachectl start# apachectl restart# apachectl graceful# apachectl stopKadang-kadang apache tidak bisa dijalankan. Perlu anda cek dengan perintah2 berikut:# tail /var/log/messages# tail /var/log/httpd-error.logBeberapa error yang sering terjadi, diantaranya keluar pesan seperti berikut:[warn] (2)No such file or directory: Failed to enable the 'httpready' Accept FilterIni berarti anda perlu melakukan load kernel module yang bernama accf_http. Caranya:# kldload accf_httpAgar setiap kali booting, kernel module ini di-load secara otomatis, maka anda perlu membuat file /boot/loader.conf:# ee /boot/loader.confMasukkan baris berikut:accf_http_load="YES"Error yang lain yang sering terjadi adalah:"cannot determine local host name"Penyebabnya adalah resolv dari hostname tidak sama dengan alamat IP yang dipunyai. Coba cek dengan perintah berikut:# hostnameexample.com# nslookup example.comNon-authoritative answer:Name: example.comAddress: 10.1.1.30# ifconfiginet 192.168.0.5 netmask 0xffffff00Kalau hasil dari pengecekan terdapat perbedaan alamat IP dengan hostname yang bersangkutan, anda dapat mengubah setting hostname dengan perintah:# ee /etc/hostsmasukkan sebuah baris:10.1.1.30 example.com2. Instalasi PHP 5Pilih port instalasi PHP 5 pada port collection yaitu /usr/ports/lang/php5/. PHP 5 hanya disediakan pada satu port saja sejak rilis PHP versi 5.1.14. Versi sebelumnya terdiri dari beberapa port seperti www/mod-php5, lang/php5-cli, dan lang/php5. Pada versi baru port lang/php5/ ini instalasi PHP 5 dijadikan satu dan PHP sebagai modul CLI, CGI atau apache adalah sebagai option pada saat instalasi.Pilihan default tidak menyertakan apache module, jadi pastikan kita beri tanda check pada option tersebut kalau hendak menggunakan php sebagai modul apache.Kali ini instalasi saya lakukan pada melalui port karena instalasi standard dengan pkg_add tidak menyertakan pilihan modul apache (setahu saya demikian,maaf kalau salah). Instal PHP 5 melalui port:# cd /usr/ports/lang/php5# make config# make installKetika make config dijalankan, maka pastikan Apache Module box diberi tanda silang (checked).Setelah semua selesai, maka dapat juga kita menginstall beberapa modul ekstra seperti MySQL. Beberapa modul yang paling sering dipakai diantaranya:/usr/ports/databases/php5-mysql - MySQL Database/usr/ports/www/php5-session - Sessions/usr/ports/graphics/php5-gd - Graphics LibraryUntuk modul-modul ekstra di atas, silakan instal dengan pkg_add atau port collection. Caranya mirip dengan sebelumnya.Apache memerlukan pernyataan pada httpd.conf agar dapat menggunakan PHP yang telah diinstal. Biasanya hal ini sudah dilakukan secara otomastis saat instalasi dengan port, namun bisa kita cek untuk memastikan. Buka httpd.conf:# ee /usr/local/etc/apache22/httpd.confUntuk Apache versi 1.3.x perlu ditambahkan baris berikut pada httpd.conf:LoadModule php5_module libexec/apache/libphp5.soAddModule mod_php5.cUntuk Apache versi 2.x hanya perlu satu baris berikut, tidak perlu perintah AddModule seperti di atas:LoadModule php5_module libexec/apache/libphp5.soLokasi dan nama file dari module PHP 5 dapat berlainan dari versi ke versi, jadi silakan cek di direktori pada sistem anda untuk lokasi yang tepat dan nama yang tepat. Biasanya kalau instalasi dilakukan dengan port, perintah LoadModule ini sudah ditambahkan secara otomatis dengan parameter lokasi dan nama modul yang tepat. Silakan dicek ulang.Kemudian masih pada httpd.conf, edit juga parameter-parameter berikut:DirectoryIndex index.php index.html index.htmTambahkan juga dua baris berikut:AddType application/x-httpd-php .php .htm .htmlAddType application/x-httpd-php-source .phpsSetting PHP sendiri diletakkan pada /usr/local/etc/php.ini sehingga anda perlu membuat file tersebut. Ini dapat anda lakukan dengan meng-copy setting standard yang disediakan, sbb:# cp /usr/local/etc/php.ini-dist /usr/local/etc/php.iniSetelah semua itu dilakukan, maka Apache perlu di-restart. Lalu buat sebuah file test.php seperti di bawah ini untuk mengecek apakah PHP sudah diload oleh Apache:# echo "" &gt;&gt; /usr/local/www/data/test.phpLalu buka browser (Anda bisa menggunakan browser apa saja, misal IE, Mozilla, Firefox, Lynx, links dll) dan buka alamat server Apache anda, misalnya http://server.mydomain.com/test.php. Kalau instalasi sukses maka anda akan mendapatkan halaman phpinfo() dari instalasi PHP 5 anda. Berbagai informasi tentang Apache dan PHP beserta info-info lainnya dapat dilihat disini.Kira-kira demikianlah instalasi Apache dan PHP 5 pada sistem saya menggunakan FreeBSD 6.2. Kalau ada pertanyaan atau perbaikan pada tulisan saya ini, silakan memberikan komentar atau mengirim email kepada saya ke izbiq[at]rufaqait[dot]com. Semoga bermanfaat.Usefull links:http://www.freebsdmadeeasy.com/tutorials/web-server/install-php-5-for-web-hosting.php&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-1709117899064884721?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/1709117899064884721/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=1709117899064884721' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/1709117899064884721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/1709117899064884721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2009/11/tutorial-freebsd_06.html' title='Tutorial FreeBSD'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-7555966405055303567</id><published>2009-03-14T21:53:00.001-07:00</published><updated>2009-03-14T21:54:01.476-07:00</updated><title type='text'>Mbikin Web Pake AuraCMS</title><content type='html'>&lt;p class="konten"&gt;AuraCMS adalah hasil karya anak bangsa yang merupakan software  CMS (Content Managemen System) untuk website yang berbasis PHP4 &amp;amp; MySQL  berlisensi GPL (General Public License). Awal mulanya, AuraCMS itu berasal dari  ide yang tercetus saat ingin membuat website dengan konten dinamis. Pada saat  itu muncul ide untuk membuat kumpulan script PHP yang terintegrasi. Dan kemudian  terbuatlah dua buah jenis script PHP tersebut yang satu menggunakan data berupa  file text dan yang lainnya menggunakan database MySQL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian setelah  dicoba ternyata data yang menggunakan database MySQL jauh lebih gampang dan  tidak rumit dalam pengelolaannya sehingga yang menggunakan data berupa file text  tidak dilanjutkan lagi. Setelah itu script yang menggunakan database MySQL tadi  diberi nama "aura" dan karena merupakan software Content Management System maka  nama lengkapnya "AuraCMS". Bekerjasama dengan Kioss Project versi pertama  diluncurkan pada pertengahan tahun 2003. Kemudian disusul dengan versi versi  berikutnya dan sempat "mandeg" beberapa waktu pada versi 1.3&amp;amp;1.4. Dan pada  saat versi 1.5 terbit mulai banyak yang menyumbang modul ataupun modifikasi dan  ide-ide baru sehingga terbit versi 1.6 beta sebagai versi percobaan. &lt;br /&gt;Ternyata dilaporkan bahwa pada versi 1.6 beta ini masih ada beberapa bug  sehingga pada bulan Juli 2005 diterbitkan versi baru yang tidak beta lagi yaitu  versi 1.61 dengan mengeliminasi bug pada versi 1.6 beta dan menambahkan beberapa  fitur yang baru.Dengan bentuk yang sederhana dan mudah ini diharapkan dapat  digunakan oleh pemakai yang masih pemula sekalipun. Dan tak lupa bahwa software  ini mungkin tak semuanya memenuhi harapan pemakai, oleh karena itu diharapkan  adanya kritikan, sumbangan pikiran atau mungkin bentuk modifikasi dari para  pengguna sekalian baik berupa modul maupun perubahan-perubahan lainnya yang  dapat menjadikan auraCMS ini menjadi lebih baik. Untuk lebih jelasnya silahkan  kunjungi web nya saja di &lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;h4&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://www.auracms.org/"&gt;&lt;br /&gt;http://www.auracms.org/ &lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h4&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat Web site dengan fitur AURACMS sangatlah  mudah... kenapa ?? karena AURACMS berbahasa indonesia .. kekekek OK deH langSUNG  aja cara Mbuatnya ::&lt;br /&gt;LAngkaH :====&gt;&gt; KompuTer kamu sudah Ada (sudah  diInstALL PHPTriAd..) &lt;&lt;=====&lt;br /&gt;Jalankan Webserver apache doeloe .. &lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Klik Start &gt; Program &gt; PHPTriad &gt; Apache Console &gt; Start  Apache &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Setelah jalan langsung diminimize aja yachh..jangan di close  ntar kamu gak bisa acces web servernya..&lt;br /&gt;Jalankan server MYSQL &lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Klik Start &gt; Program &gt; PhpTriad &gt; MySql &gt; MySql -D-NT  (untuk windows NT,2000 ,XP)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;EE iya Untuk sCriPt Auracms bisa dicari  di internet ato langsung KlIk SinI trus Download Scriptnya n extracx di &lt;b&gt;&lt;i&gt;c  :&gt; apache &gt; htdocs &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses : (Ikuti langkah berikut  ini)Membuat database bukak internet explorer ketik diaddress bar  http://localhost/phpmyadmin kemudian created new database =&gt;&gt; namain aja  Aura kemudian klik created ..&lt;br /&gt;trus dibawahnya klik tombol browse cari file  auracms162.sql yang berada di folder Aura di C :&gt; apache &gt; htdocs &gt;  aura kemudian klik tombol Go ==&gt;&gt; Okre anda sekarang sudah mempunyai  DATABASE.. kekekeeekke gampang khann..Trakhir kita konfigurasikan config.php  yang berada di c :&gt; apache &gt; htdocs &gt; Aura cari file config.php n bukak  dengan phpeditor.. trus kita setting : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------------------------------------------------------------  */&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;konfigurasi database &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----------------------------------------------------------------------*/$mysql_user="root"; &lt;br /&gt;$mysql_password="";&lt;br /&gt;$mysql_database="aura";&lt;br /&gt;$mysql_host="localhost"; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;&lt;&lt;&gt;&gt;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;trus  simpan hasil perubahan kamu..OK deh sampe sini masih bingung ???  kekekekekekemudian cek hasilnyabukak internet explorer&lt;br /&gt;ketikkan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://localhost/aura&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi dehh web site kamu dengan auracms..  eee iya pertama untuk login web kamu.. alamatnya ini &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://localhost/aura/admin.php&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;trus untuk user : isikan  &gt;&gt;&gt;&gt; admin... n password nya : abc setelah berhasil masuk ke halaman  adminitrasi bisa kamu ubah sendiri user sama passswd nya..&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-7555966405055303567?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/7555966405055303567/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=7555966405055303567' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/7555966405055303567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/7555966405055303567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2009/03/mbikin-web-pake-auracms.html' title='Mbikin Web Pake AuraCMS'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-2597046845972411078</id><published>2009-02-25T22:27:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T22:30:27.589-08:00</updated><title type='text'>PengErtiaN wEb SerVeR</title><content type='html'>&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Web Server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerimapermintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan web browser danmengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnyaberbentuk dokumen HTML. Salah satu server web yang terkenal di linux adalahApache. Apache merupakan server web antar platform yang dapat berjalan dibeberapa platform seperti linux dan windows. Web Server juga merupakansebuah komputer yang menyediakan layanan untuk internet. Server disebut jugadengan host. Agar anda dapat memasukkan web yang anda rancang ke dalaminternet, maka anda harus memiliki ruangan terlebih dahulu dalam internet,dan ruangan ini disediakan oleh server. Itulah yang disebut Web Server&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-2597046845972411078?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/2597046845972411078/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=2597046845972411078' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/2597046845972411078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/2597046845972411078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2009/02/pengertian-web-server.html' title='PengErtiaN wEb SerVeR'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-2892493300042722582</id><published>2009-02-25T22:25:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T22:27:13.351-08:00</updated><title type='text'>MEMBUAT WEB SERVER dengan FREE BSD</title><content type='html'>&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Download&lt;br /&gt;Aplikasi yang dipergunakan dalam artikel ini adalah Apache versi 2.2.3, MySQL versi 5.0.22, OpenSSL versi 0.9.8d, dan PHP versi 5.2.0.&lt;br /&gt;Dari semua aplikasi di atas, hanya Apache dan PHP yang akan diinstall secara manual, sedang MySQL dan OpenSSL diinstall via ports. Jadi yang akan didownload secara manual hanya Apache dan PHP.&lt;br /&gt;Apache versi terakhir dapat didownload di &lt;a title="Apache download." href="http://apache.the.net.id/httpd/httpd-2.2.3.tar.bz2"&gt;http://apache.the.net.id/httpd/httpd-2.2.3.tar.bz2&lt;/a&gt;. Versi terakhir Apache saat artikel ini ditulis adalah versi 2.2.3. Dan versi PHP terakhir saat ini adalah versi 5.2.0. PHP dapat didownload di &lt;a title="Download PHP." href="http://id2.php.net/get/php-5.2.0.tar.bz2/from/a/mirror"&gt;http://id2.php.net/get/php-5.2.0.tar.bz2/from/a/mirror&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;2. Instalasi&lt;br /&gt;2.1. Install MySQL&lt;br /&gt;Sebelum menginstall Apache dan PHP, yang harus diinstall terlebih dahulu adalah MySQL dan OpenSSL. Untuk menginstalasi kedua aplikasi ini di FreeBSD cukup mudah melalui ports.&lt;br /&gt;$ cd /usr/ports/database/mysql51-server$ sudo make install$ sudo portupgrade -rR mysql51-server&lt;br /&gt;Command terakhir adalah untuk mengupgrade versi MySQL ke versi terbaru.&lt;br /&gt;Untuk mengaktifkan MySQL saat booting, buka file /etc/rc.conf dan tambahkan baris:&lt;br /&gt;mysql_enable = “YES”&lt;br /&gt;Copykan file konfigurasi MySQL:&lt;br /&gt;$ sudo cp /usr/local/share/mysql/my-medium.cnf /var/db/mysql/my.cnf$ sudo chgrp mysql /var/db/mysql/my.cnf&lt;br /&gt;Kemudian jalankan command berikut untuk mengaktifkan daemon MySQL.&lt;br /&gt;$ sudo /usr/local/etc/rc.d/mysql-server start&lt;br /&gt;Bila berhasil, seharusnya Anda akan melihat baris berikut saat menjalankan command ps ax  grep mysql:&lt;br /&gt;678 p0- I 0:00.01 /bin/sh /usr/local/bin/mysqld_safe –defaults-extra-file=/var/db/mysql/my.cnf –user=mysql –datadir=/var/db/mysql701 p0- S 383:04.45 /usr/local/libexec/mysqld –defaults-extra-file=/var/db/mysql/my.cnf –basedir=/usr/local –datadir=/var/db/mysql&lt;br /&gt;Selanjutnya buat password untuk MySQL root user:&lt;br /&gt;$ sudo mysqladmin -u root password ‘password-root-mysql’&lt;br /&gt;Coba masuk ke MySQL console dengan password root tersebut.&lt;br /&gt;$ mysql -u root -pEnter password:Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.Your MySQL connection id is 603704 to server version: 5.0.22&lt;br /&gt;Type ‘help;’ or ‘\h’ for help. Type ‘\c’ to clear the buffer.&lt;br /&gt;mysql&gt; \qBye&lt;br /&gt;2.2. Install OpenSSL&lt;br /&gt;Langkah selanjutnya adalah menginstalasi OpenSSL, cara menginstalasi OpenSSL dalam hal ini menggunakan ports juga.&lt;br /&gt;$ cd /usr/ports/security/openssl$ sudo make install clean&lt;br /&gt;Buat direktori untuk menempatkan certificate SSL:&lt;br /&gt;$ sudo mkdir -p /usr/local/openssl/{certs,private}&lt;br /&gt;Kemudian generate private key 1024-bit:&lt;br /&gt;$ cd /usr/local/openssl$ sudo /usr/local/bin/openssl genrsa -out private/namadomain.com.key 1024&lt;br /&gt;Ubah permission untuk direktori private menjadi:&lt;br /&gt;$ sudo chown -R root:wheel private$ sudo chmod -R 600 private$ sudo chmod u+X private&lt;br /&gt;Generate Certificate Signing Request (CSR) File:&lt;br /&gt;$ /usr/local/bin/openssl req -new -key private/namadomain.com.key -out certs/namadomain.com.csr&lt;br /&gt;Country Name (2 letter code) [GB]: IDState or Province Name (full name) [Some-State]: PropinsiLocality Name (eg, city) []: KotaOrganization Name (eg, company) [Internet Widgits Pty Ltd]: PT. Nama UsahaOrganizational Unit Name (eg, section) []: Bidang Usaha PerusahaanCommon Name (eg, your name or your server’s hostname) []: namadomain.comEmail Address []: postmaster@namadomain.com&lt;br /&gt;Please enter the following ‘extra’ attributesto be sent with your certificate requestA challenge password []: masukkanpasswordAn optional company name []:&lt;br /&gt;Kemudian buat Certificate Signed (CRT) file:&lt;br /&gt;$ sudo /usr/local/bin/openssl x509 -req -days 365 -in certs/namadomain.com.csr -out certs/namadomain.com.crt -signkey private/namadomain.com.key&lt;br /&gt;Certificate yang dibuat itu nantinya akan digunakan bila webserver support SSL.&lt;br /&gt;2.3. Install Apache&lt;br /&gt;Saya asumsikan, source Apache hasil download Anda disimpan di /home/users.&lt;br /&gt;$ cd /home/users$ tar -jxvf httpd-2.2.3.tar.bz2$ cd httpd-2.2.3$ ./configure \–prefix=/usr/local/apache2 \–enable-rewrite \–enable-dav \–enable-ssl \–with-ssl=/usr/local \–enable-vhost-alias \–with-included-apr$ make$ sudo make install&lt;br /&gt;Keterangan dari masing-masing opsi di atas adalah:&lt;br /&gt;–prefix=[DIR]: Menginstall aplikasi ke target direktori yang ditentukan.–enable-rewrite: Mengaktifkan rule based URL manipulation melalui module mod_rewrite.–enable-dav: Mengaktifkan protocol WebDAV melalui module mod_dav. Dengan protocol WebDAV ini memungkinkan membuat, memindah, menyalin, dan menghapus resource pada sebuah web server.–enable-ssl: Mengaktifkan module SSL/TLS.–with-ssl=[DIR]: Di mana library SSL/TLS diinstall.–enable-vhost-alias: Support dengan banyak virtual host.–with-included-apr: Install apr. APR atau &lt;a title="APR" href="http://httpd.apache.org/docs/2.2/glossary.html#apr"&gt;Apache Portable Runtime&lt;/a&gt; pada Apache 2.2.x versi merupakan source yang sudah menyatu dengan Apache Source.&lt;br /&gt;2.4. Install PHP&lt;br /&gt;Sebelum Anda menginstalasi PHP, saya sarankan untuk menginstall aplikasi-aplikasi via ports yang diperlukan (recommended) PHP saat instalasinya. Aplikasi-aplikasi tersebut adalah:&lt;br /&gt;- mcrypt (/usr/ports/security/mcrypt) dan libmcrypt (/usr/ports/security/libmcrypt)- db4 (/usr/ports/databases/db4) dan gdbm (/usr/ports/databases/gdbm)- gd (/usr/ports/graphics/gd)- libxml2 (/usr/ports/textproc/libxml2)&lt;br /&gt;Saya asumsikan pula, source PHP yang Anda download disimpan di /home/users.&lt;br /&gt;$ cd /home/users$ tar -jxvf php-5.2.0.tar.bz2$ cd php-5.2.0$ ./configure \–with-apxs2=/usr/local/apache2/bin/apxs \–with-mysql=/usr/local \–with-openssl=/usr/local \–with-config-file-path=/usr/local/apache2/conf \–with-png-dir=/usr/local/lib \–with-gettext=/usr/local/lib \–with-gd \–with-zlib \–with-xml \–with-mcrypt=/usr/local/lib \–enable-mbstring=all \–disable-short-tags$ make$ make install&lt;br /&gt;Keterangan dari masing-masing opsi di atas adalah:&lt;br /&gt;–with-apxs2[=FILE]: Menyertakan shared Apache 2.0 Handler module.–with-mysql[=DIR]: Menyertakan dukungan MySQL. DIR adalah di mana binary MySQL diinstall.–with-openssl[=DIR]: Menyertakan dukungan OpenSSL.–with-config-file-path=PATH: Di mana file php.ini akan diletakkan.–with-png-dir[=DIR]: Menyertakan dukungan format file PNG.–with-gettext[=DIR]: Menyertakan dukungan GNU gettext.–with-gd[=DIR]: Menyertakan dukungan GD.–with-zlib[=DIR]: Menyertakan dukungan zlib.–with-libxml-dir[=DIR]: Menyertakan dukungan XML.–with-mcrypt[=DIR]: Menyertakan dukungan mcrypt atau Multi-cipher cryptographic library.–enable-mbstring: Mengaktifkan dukungan multibyte string.–disable-short-tags: Nonaktifkan penggunaan tag pendek &lt;? pada script PHP.&lt;br /&gt;Edit file /usr/local/apache2/conf/php.ini dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Pada dasarnya default file konfigurasi ini sudah cukup baik.&lt;br /&gt;Karena PHP diinstall sebagai module pada Apache, kita perlu mengubah kepemilikan direktori PHP yang hanya akan mengijinkan akses kepada user root dan www saja.&lt;br /&gt;$ sudo chown -R root:www /usr/local/lib/php$ sudo chmod -R g-w,o-rwx /usr/local/lib/php&lt;br /&gt;Edit file /usr/local/apache2/conf/httpd.conf dan ubah baris-baris berikut menjadi:&lt;br /&gt;&lt;ifmodule&gt;User wwwGroup www&lt;/ifmodule&gt;&lt;br /&gt;ServerAdmin hostmaster@namadomain.comServerName www.namadomain.com:80&lt;ifmodule&gt;DirectoryIndex index.html index.php&lt;/ifmodule&gt;&lt;br /&gt;&lt;ifmodule&gt;TypesConfig conf/mime.typesAddType application/x-compress .ZAddType application/x-gzip .gz .tgzAddType application/x-httpd-php .phpAddHandler cgi-script .cgi&lt;/ifmodule&gt;&lt;br /&gt;Aktifkan juga baris-baris berikut dengan menghilangkan tanda # di awal barisnya:&lt;br /&gt;Include conf/extra/httpd-autoindex.confInclude conf/extra/httpd-userdir.confInclude conf/extra/httpd-vhosts.confInclude conf/extra/httpd-dav.confInclude conf/extra/httpd-default.confInclude conf/extra/httpd-ssl.conf&lt;br /&gt;Selanjutnya ubah permission direktori Apache:&lt;br /&gt;$ cd /usr/local&lt;br /&gt;Ubah kepemilikan direktori apache2 ke user root:wheel&lt;br /&gt;$ sudo chown -R root:wheel apache2&lt;br /&gt;Ubah permission pada direktori apache2. Karena direktori ini kepemilikannya oleh root:wheel dan supaya bisa diakses oleh group www, kita ijinkan group www ini membaca dan mengeksekusi file-file di bawahnya.&lt;br /&gt;$ sudo chmod 755 apache2&lt;br /&gt;Selanjutnya pada direktori apache2 ini hanya akan mengijinkan user root saja untuk dapat membaca dan menulisinya dengan mengubah permission menjadi:&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R 600 apache2/*&lt;br /&gt;Hanya user root saja yang dapat mengakses seluruh direktori yang berada di bawah direktori apache2:&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R u+X apache2$ cd apache2&lt;br /&gt;Ubah kepemilikan direktori binary Apache ke user root:&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R u+x bin&lt;br /&gt;Direktori cgi-bin juga berisi file-file binari. Hanya mengijinkan user root dan group www saja yang bisa mengaksesnya.&lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www cgi-bin$ sudo chmod -R u+x,g+x cgi-bin&lt;br /&gt;Web server akan membaca direktori icons, maka ubah pula kepemilikannya agar bisa dibaca oleh group www.&lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www icons$ sudo chmod -R g+rX icons&lt;br /&gt;Ubah juga permission direktori logs:&lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www logs$ sudo chmod g+wX logs&lt;br /&gt;Terakhir ubah kepemilikan direktori htdocs agar bisa dibaca oleh publik. Direktori ini nanti merupakan tempat menyimpan file-file web yang akan ditampilkan pada browser. Akses penulisan ke direktori ini hanya dibatasi kepada user root saja.&lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www htdocs$ sudo chmod -R g+rX htdocs&lt;br /&gt;Karena menginstall Apache dari source file. Kita harus membuat sendiri startup script-nya agar dapat dieksekusi oleh server pada saat booting. Start up script diletakkan di direktori /usr/local/etc/rc.d. Startup script dapat didownload di sini: &lt;a title="Apache-2 FreeBSD Startup Script" href="http://rp25rb.files.wordpress.com/2006/11/apachesh.txt"&gt;Apache-2 FreeBSD Startup Script &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kemudian tambahkan dua baris berikut pada file /etc/rc.conf:&lt;br /&gt;apache2_enable=”YES”apache2_flags=”-DSSL”&lt;br /&gt;Ubah permission file start up script menjadi:&lt;br /&gt;$ sudo chmod 555 /usr/local/etc/rc.d/apache.sh&lt;br /&gt;Jalankan file tersebut untuk mengaktifkan daemon httpd:&lt;br /&gt;$ sudo /usr/local/etc/rc.d/apache.sh start&lt;br /&gt;Periksa apakah daemon httpd sudah aktif dengan command ps ax:&lt;br /&gt;$ ps ax  grep httpd&lt;br /&gt;33549 ?? Ss 0:12.88 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL33550 ?? I 0:00.43 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL33551 ?? I 0:00.40 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL33552 ?? I 0:00.32 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL&lt;br /&gt;Bila output di console Anda sudah seperti di atas, selamat! Anda sudah berhasil menginstall web server pada server Anda.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-2892493300042722582?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/2892493300042722582/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=2892493300042722582' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/2892493300042722582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/2892493300042722582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2009/02/membuat-web-server-dengan-free-bsd_9567.html' title='MEMBUAT WEB SERVER dengan FREE BSD'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-8675494622945570547</id><published>2008-11-28T19:13:00.000-08:00</published><updated>2008-11-28T19:14:22.119-08:00</updated><title type='text'>MeNginStaLaSi aNd MeNgkOnfiGuraSi TCP/IP DiNaMis paDa WoRksTatiOn YaNg TerHubUng DenGaN JariNgaN</title><content type='html'>&lt;span id="fullpost"&gt;Konfigurasi DinamisKomputer-komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows 2003 akan berusaha untuk memperoleh konfigurasi TCP/IP dari sebuah server DHCP pada jaringan Anda berdasarkan default seperti diuraikan pada Gambar 10. Jika suatu konfigurasi TCP/IP statis baru saja diimplementasikan pada sebuah komputer, maka Anda dapat mengimplementasikan suatu konfigurasi TCP/IP dinamis.Untuk mengimplementasikan suatu konfigurasi TCP/IP dinamis:1.Klik Start2.Klik Programs3.Klik Connect To4.Klik Show All Connections5.Klik kanan Local Area Connection6.Klik Properties7.Pada tab General klik Internet Protocol (TCP/IP)8.Klik Properties. Untuk tipe-tipe koneksi yang lain, klik tab Networking9.Klik Obtain An IP Address Automatically10.Klik OKKonfigurasi ManualBeberapa server, misalnya DHCP, DNS, dan WINS, harus diberikan suatu alamat IP secara manual. Bila Anda tidak mempunyai sebuah server DHCP pada jaringan Anda, maka Anda harus mengonfigurasi komputer-komputer TCP/IP secara manual agar bisa memakai suatu alamat IP statis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-8675494622945570547?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/8675494622945570547/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=8675494622945570547' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/8675494622945570547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/8675494622945570547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2008/11/menginstalasi-and-mengkonfigurasi-tcpip_28.html' title='MeNginStaLaSi aNd MeNgkOnfiGuraSi TCP/IP DiNaMis paDa WoRksTatiOn YaNg TerHubUng DenGaN JariNgaN'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-6498680325441572957</id><published>2008-11-28T19:05:00.000-08:00</published><updated>2008-11-28T19:11:40.104-08:00</updated><title type='text'>MeNginStaLaSi aNd MeNgkOnfiGuraSi TCP/IP sTatiS paDa WoRksTatiOn YaNg TerHubUng DenGaN JariNgaN</title><content type='html'>&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memberikan IP Address secara statis pada suatu Komputer yang terhubung melalui kabel LAN/UTP dari sebuah routerBagaimanakah cara seting IP address secara statis pada komputer yang terhubung melalui kabel LAN?Jawabannya, berikanlah komputer sebuah IP Address statis, biarkanlah PC tersebut menggunakan IP address yang sama setiap saat. Konfigurasikan wireless computer secara otomatis untuk mendapatkan sebuah IP address yang akan membolehkan PC ini untuk mendapatkan sebuah IP address dari DHCP server. Sebagai pengganti masukkkan setingan IP secara manual, lakukan prosedur ini untuk memastikan komputer untuk mendapatkan setingan TCP/IP yang benar.Memberikan suatu komputer sebuah IP statis sangat berguna ketika:*Menseting layanan umum pada komputer anda (FTP servers, Web servers, dll.).*Komputer sangat sering diakses pada jaringan tersebut sehingga komputer tersebut mudah sekali memetakannyaUntuk memberikan IP address statis pada suatu komputer yang terhubung melalui kabel LAN, anda perlu melakukan lima tahap berikut ini:1.Hubungkan komputer tersebut satu sama lain2.Periksa bila komputer tersebut diset ke DHCP3.Periksa IP Address router4.Dapatkan DNS Servers dari Linksys Router tersebut5.Konfigurasikan IP Address secara statis pada Ethernet AdapterUntuk memulai memberikan suatu komputer sebuah IP address statis, ikutilah tahap-tahap di bawah ini.Menghubungkan Peralatan Satu Sama LainPastikan anda memiliki koneksi internet yang aktif, kemudian hubungkan modemnya ke port internet pada router dan komputer ke salah satu dari empat port Ethernet.Periksa bila komputer diset ke DHCPUntuk mengkonfigurasi komputer mendapatkan sebuah IP address secara otomatis, anda harus memeriksa TCP/IP properties dari Ethernet Adapter yang diinstal pada komputer tersebut.Periksa IP Address RouterUntuk menemukan IP address lokal router Linksys, anda harus memeriksa setingan IP komputer tersebut.Periksa DNS Server Dari Router LinksysUntuk memeriksa DNS server pada router Linksys, anda harus mengakses halaman setup berbasis web.Konfigurasi IP Address Statis pada Ethernet AdapterWindows 2000/XPTahap 1:Klik Start, kemudian Control Panel.Tahap 2:Ketika jendela Control Panel terbuka, double-click Network Connections.Tahap 3:Klik-kanan Local Area Connection, kemudian klik Properties.Tahap 4:Ketika jendela Local Area Connection Properties muncul, klik Internet Protocol (TCP/IP) kemudian Properties.Tahap 5:Ganti pilihan dari Obtain an IP address automatically menjadi Use the following IP address dan isi seperti berikut ini:CATATAN: Pastikan anda mempunyai Default Gateway dan DNS servers.Pastikan IP Address yang akan anda berikan pada komputer sama 3 angka yang pertamanya seperti Default Gateway dan angka terakhir dapat diisi dengan angka antara 2 dan 99. Pada contoh ini, Default Gateway kita adalah 192.168.1.1, maka IP address-nya yang harus digunakan dimulai dengan 192.168.1. kemudian gantilah dengan angka apapun dari 2 hingga 99. Dalam contoh ini, IP address yang kita berikan adalah 192.168.1.50.CATATAN: Untuk setiap penambahan komputer yang akan diberikan sebuah IP address statis, pastikanlah komputer tersebut telah mendapatkan sebuah IP Address yang unik.*IP: “192.168.1.50”*Subnet Mask: “255.255.255.0”*Default Gateway: “192.168.1.1” (Default Gateway ini anda tulis di bawah belakangan)Ganti setingan Obtain DNS server address automatically ke Use the following DNS Server addresses pada jendela yang sama. Kemudian isilah dengan isian berikut ini:*Preferred DNS server: (ini DNS yang anda tulis di bawah belakangan)*Alternate DNS server: (ini DNS yang anda tulis di bawah belakangan, bila ada dua DNS servers)Tahap 6:Klik OK kemudian OK atau Close.Windows 98/MEMemberikan IP address statis menggunakan Windows 98 atau ME:Tahap 1:Klik Start, kemudian Settings, kemudian Control Panel.Tahap 2:Double-klik Network kemudian pilih TCP/IP untuk Ethernet adapter pada PC tersebut. Segera setelah dipilih, klik Properties.Tahap 3:Ganti opsi dari Obtain Automatically ke Specify dan masukkan seperti berikut ini:CATATAN: Pastikan bahwa anda punya Default Gateway dan DNS servers.Pastikan IP Address yang akan anda berikan pada komputer sama 3 angka yang pertamanya seperti Default Gateway dan angka terakhir dapat diisi dengan angka antara 2 dan 99. Pada contoh ini, Default Gateway kita adalah 192.168.1.1, maka IP address-nya yang harus digunakan dimulai dengan 192.168.1. kemudian gantilah dengan angka apapun dari 2 hingga 99. Dalam contoh ini, IP address yang kita berikan adalah 192.168.1.50.CATATAN: Untuk setiap penambahan komputer yang akan diberikan sebuah IP address statis, pastikanlah komputer tersebut telah mendapatkan sebuah IP Address yang unik.*IP: “192.168.1.50”*Subnet Mask: “255.255.255.0”Klik Gateway dan masukkan IP address lokal router ke dalam isian Default Gateway, lalu klik Add. Pada contoh ini kita gunakan 192.168.1.1 sebagai default gateway.NOTE: Gateway harus anda tulis dibawah belakangan.Tahap 5:Klik DNS Configuration, kemudian lanjutkan ke isian Host dan ketik tipe “computer,” lalu menuju ke isian DNS Server Search Order dan masukkan DNS Servers dari router tersebut, kemudian klik Add.CATATAN: DNS server harusnya gateway yang anda tulis terakhir.Tahap 6:Klik OK kemudian yang lainnya OK dan windows akan segera restart.Mac OSMemberikan IP address statis menggunakan Mac:Tahap 1:Klik menu Apple yang ada pada bagian sudut kanan atas layar, kemudian pilih System Preferences.CATATAN: Anda dapat menggunakan opsi lain untuk mengakses System Preferences.Tahap 2:Dibawah System Preferences klik Network.Tahap 3:Ketika layar Network tampil, lihat pada Location dan pilih Automatic kemudian dibawah Show pilih Built-in Ethernet.Tahap 4:Dibawah Configure IPv4 pilih Manually dan masukkan seperti berikut:CATATAN: Pastikan anda memiliki Default Gateway dan DNS servers.Pastikan IP Address yang akan anda berikan pada komputer sama 3 angka yang pertamanya seperti Default Gateway dan angka terakhir dapat diisi dengan angka antara 2 dan 99. Pada contoh ini, Default Gateway kita adalah 192.168.1.1, maka IP address-nya yang harus digunakan dimulai dengan 192.168.1. kemudian gantilah dengan angka apapun dari 2 hingga 99. Dalam contoh ini, IP address yang kita berikan adalah 192.168.1.50.CATATAN: Untuk setiap penambahan komputer yang akan diberikan sebuah IP address statis, pastikanlah komputer tersebut telah mendapatkan sebuah IP Address yang unik.*IP Address: “192.168.1.50”*Subnet Mask: “255.255.255.0”*Default Gateway: “192.168.1.1” (ini Default Gateway yang anda tulis di bawah belakangan)*DNS Servers: (ini DNS yang anda tulis di bawah belakangan)Tahap 5:Klik apply&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-6498680325441572957?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/6498680325441572957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=6498680325441572957' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/6498680325441572957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/6498680325441572957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2008/11/menginstalasi-and-mengkonfigurasi-tcpip.html' title='MeNginStaLaSi aNd MeNgkOnfiGuraSi TCP/IP sTatiS paDa WoRksTatiOn YaNg TerHubUng DenGaN JariNgaN'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-604764638521106386</id><published>2008-11-28T19:00:00.000-08:00</published><updated>2008-11-28T19:01:57.102-08:00</updated><title type='text'>PeraNgkaT LuNak siSteM</title><content type='html'>&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perangkat lunak bebasDari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Perangkat lunak bebas (Inggris: free software) adalah istilah yang diciptakan oleh Richard Stallman dan Free Software Foundation [1] yang mengacu kepada perangkat lunak yang bebas untuk digunakan, dipelajari dan diubah serta dapat disalin dengan atau tanpa modifikasi, atau dengan beberapa keharusan untuk memastikan bahwa kebebasan yang sama tetap dapat dinikmati oleh pengguna-pengguna berikutnya. Bebas di sini juga berarti dalam menggunakan, mempelajari, mengubah, menyalin atau menjual sebuah perangkat lunak, seseorang tidak perlu meminta ijin dari siapa pun.Untuk menjadikan sebuah perangkat lunak sebagai perangkat lunak bebas, perangkat lunak tersebut harus memiliki sebuah lisensi, atau berada dalam domain publik dan menyediakan akses ke kode sumbernya bagi setiap orang. Gerakan perangkat lunak bebas (free software movement) yang merintis perangkat lunak bebas berawal pada tahun 1983, bertujuan untuk memberikan kebebasan ini dapat dinikmati oleh setiap pengguna komputer.Dengan konsep kebebasan ini, setiap orang bebas untuk menjual perangkat lunak bebas, menggunakannya secara komersial dan mengambil untung dari distribusi dan modifikasi kode sumbernya. Walaupun demikian setiap orang yang memiliki salinan dari sebuah perangkat lunak bebas dapat pula menyebarluaskan perangkat lunak bebas tersebut secara gratis. Model bisnis dari perangkat lunak bebas biasanya terletak pada nilai tambah seperti dukungan, pelatihan, kustomisasi, integrasi atau sertifikasi.Perangkat lunak bebas (free software) jangan disalahartikan dengan perangkat lunak gratis (freeware) yaitu perangkat lunak yang digunakan secara gratis. Perangkat lunak gratis dapat berupa perangkat lunak bebas atau perangkat lunak tak bebas. Sejak akhir tahun 1990-an, beberapa alternatif istilah untuk perangkat lunak bebas digulirkan seperti "perangkat lunak sumber terbuka" (open-source software), "software libre", "FLOSS", dan "FOSS".Dewasa ini umumnya perangkat lunak bebas tersedia secara gratis dan dibangun/dikembangkan oleh suatu paguyuban terbuka. Anggota-anggota paguyuban tersebut umumnya bersifat sukarela tetapi dapat juga merupakan karyawan suatu perusahaan yang memang dibayar untuk membantu pengembangan perangkat lunak tersebut.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-604764638521106386?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/604764638521106386/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=604764638521106386' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/604764638521106386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/604764638521106386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2008/11/perangkat-lunak-sistem.html' title='PeraNgkaT LuNak siSteM'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-7592083606410571262</id><published>2008-11-08T20:52:00.001-08:00</published><updated>2008-11-28T19:17:10.235-08:00</updated><title type='text'>Nirkabel</title><content type='html'>Wireless atau dalam bahasa indonesia disebut nirkabel, adalah teknologi yang menghubungkan dua piranti untuk bertukar data tanpa media kabel. Data dipertukarkan melalui media gelombang cahaya tertentu (seperti teknologi infra merah pada remote TV) atau gelombang radio (seperti bluetooth pada komputer dan ponsel)dengan frekuensi tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan teknologi ini adalah mengeliminasi penggunaan kabel, yang bisa cukup menganggu secara estetika, dan juga kerumitan instalasi untuk menghubungkan lebih dari 2 piranti bersamaan. Misalnya: untuk menghubungkan sebuah 1 komputer server dengan 100 komputer client, dibutuhkan minimal 100 buah kabel, dengan panjang bervariasi sesuai jarak komputer klien dari server. Jika kabel2 ini tidak melalui jalur khusus yang ditutupi (seperti cable tray atau conduit), hal ini dapat mengganggu pemandangan mata atau interior suatu bangunan. Pemandangan tidak sedap ini tidak ditemui pada hubungan antar piranti berteknologi nirkabel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekurangan teknologi ini adalah kemungkinan interferensi terhadap sesama hubungan nirkabel pada piranti lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : Wikipedia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-7592083606410571262?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/7592083606410571262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=7592083606410571262' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/7592083606410571262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/7592083606410571262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2008/11/nirkabel.html' title='Nirkabel'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-4917842077077209728</id><published>2008-11-08T20:49:00.000-08:00</published><updated>2008-11-08T20:50:48.826-08:00</updated><title type='text'>Cara Membuat Antena Wajanbolic</title><content type='html'>1. Alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat Antena Wajan Bolic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Wajan berdiameter minimal 45 cm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· USB wirelles 11 MB + kabel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Kaleng berdiameter 10 cm dengan tinggi 15 cm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Sok drat luar dan dalam masing – masing (2 buah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Paralon 0,5” inch&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Bor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Mur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Gergaji besi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Langkah – langkah pembuatan Wajan Bolic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Lubangi wajan tepat ditengah sesuai dengan ukuran baut yang digunakan sebagai penyangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Potong paralon setinggi kaleng ditambah jarak dasar wajan ke kaleng setinggi 5 cm. Dan belah sebagian paralon sebagai penjebit USB Wirelles.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Potong sok drat luar sehingga berbentuk seperti gambar berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Lubangi bagian dasar kaleng pas di tengah sesuai ukuran mur. Dan sekaligus lubangi bagian samping kaleng sesuai ukuran USB wireless untuk menghubugkan kabel USB ke USB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Pasang USB pada paralon yang telah di belah. Dan ikuti dengan memasang sok drat luar. Seperti gambar berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Masukkan USB yang telah dipasang pada paralon tadi kedalam kaleng dan pasang kabel USB melaui lubang pada bagian samping kaleng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. pasang kaleng yang telah ada USB pada wajan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: http://win-cinta.blogspot.com/2007/09/tutorial-membuat-antena-wajan-bolic.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-4917842077077209728?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/4917842077077209728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=4917842077077209728' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/4917842077077209728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/4917842077077209728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2008/11/cara-membuat-antena-wajanbolic.html' title='Cara Membuat Antena Wajanbolic'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-6721936021156488922</id><published>2008-11-08T20:45:00.000-08:00</published><updated>2008-11-08T20:47:42.733-08:00</updated><title type='text'>Cara Membuat Antena Kaleng Waveguide WLAN</title><content type='html'>Antena WLAN, sepertinya barang yang satu ini akan menjadi kebutuhan baru temen-temen yang mulai seneng ber internet ria, kalo selama ini kita menggunakan antena radio untuk komunikasi, nah suatu saat kita akan menggunakan antena untuk akses ke internet, wahhh… mainan apa lagi nih ..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup.., komunikasi komputer baik LAN atau WAN sudah merambah ke era wireless, sudah gak pake kabel-kabel lagi buat koneksi, bayangin sekarang dengan Rp. 200 ribu perbulan kita sudah bisa menikmati internet unlimited selama sebulan x 24 jam, nah kalo mau murah lagi .. ya di share lah sama tetangga, kalo ada 4 tetangga yang mau berbagi berarti hanya membayar 50 rb perbulan on line terus-terusan, … efisien kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagaimana kalo card standar Wifi kita terbatas..? nah solusinya kita pake antena eksternal kayak kita pake antena hygain, cara yang murah meriah kita bikin antenanya dari kaleng bekas, kaleng susu, kaleng softdrink atau kaleng lain yang masih bagus tentunya.., nah temen-temen silahkan baca artikel ini ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antena Waveguide WLAN dengan memanfaatkan bahan-bahan yang relatif&lt;br /&gt;murah. Kaleng, konektor, kable dan busi bisa jadi solusi WLAN yang&lt;br /&gt;cukup menyenangkan. Selamat bereksperimen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. 1 konektor chassis mount N-female&lt;br /&gt;2. 4 pasang mur dan baut, atau sesuai kebutuhan&lt;br /&gt;3. kabel tembaga 12 gauge secukupnya&lt;br /&gt;4. 1 kaleng, diameter yang disarankan adalah 3 inchi atau 3 2/3 inchi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan Tambahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kabel ‘pigtail’ (dengan konektor N-Male)&lt;br /&gt;2. Kartu Wireles yang dapat dihubungkan ke ‘pigtail’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlengkapan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bor untuk melubangi kaleng, dapat diganti dengan palu dan paku&lt;br /&gt;2. Solder&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pilih kaleng yang ingin digunakan. Buka satu sisinya, habiskan isinya, cuci bersih termasuk labelnya.&lt;br /&gt;2. Buat lubang di sisi kaleng anda. Usahakan agar lubang tepat dengan&lt;br /&gt;3. ukuran konektornya.&lt;br /&gt;4. Jarak lubang dari dasar kaleng tergantung diameter kaleng. Gunakan perhitungan di http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2calc.php angka Lg/4 adalah jarak lubang dari dasar kaleng. Perhatikan bahwa angka ¾ Lg adalah tinggi kaleng yang diinginkan Pasang kabel pada konektor, gunakan solder.&lt;br /&gt;5. Usahakan panjang kabel yang keluar dari konektor ke dalam kaleng mendekati 1.21 inchi. Sekarang pasang konektor N-female itu, pada lubang yang ada. Gunakan mur dan baut seperlunya, sebaiknya sisi yang dipasang mur menghadap keluar kaleng.&lt;br /&gt;6. Hubungkan N-Male pada kabel ‘pigtail’ ke konektor N-Female&lt;br /&gt;7. Hubungkan ‘pigtail’pada kartu wireles.&lt;br /&gt;8. Antena siap digunakan, arahkan bagian terbuka pada ‘teman’ anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://jz09zws.blogsome.com/2007/01/16/membuat-antena-kaleng-waveguide-wlan/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-6721936021156488922?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/6721936021156488922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=6721936021156488922' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/6721936021156488922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/6721936021156488922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2008/11/cara-membuat-antena-kaleng-waveguide.html' title='Cara Membuat Antena Kaleng Waveguide WLAN'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-5471483763185648068</id><published>2008-11-06T00:27:00.000-08:00</published><updated>2008-11-06T00:29:33.850-08:00</updated><title type='text'>aNteNa griD</title><content type='html'>&lt;p style="font-style: italic;"&gt;Peralatan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://aban.uii-jogja.net/gps.jpg" alt="gps" width="45" height="76" /&gt;    &lt;img src="http://aban.uii-jogja.net/kompas.jpg" alt="kompas" width="66" height="87" /&gt;      &lt;img src="http://aban.uii-jogja.net/keker.jpg" alt="keker" width="103" height="70" /&gt; &lt;img src="http://aban.uii-jogja.net/pigtailsenao.jpg" alt="pigtail" width="87" height="78" /&gt;        &lt;img src="http://aban.uii-jogja.net/senao.jpg" alt="senao" width="119" height="93" /&gt;&lt;br /&gt;1.GPS 2.Kompas 3.Binocular 4.pigtail 5.Wireless AP 802.11a&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. Antena Grid&lt;br /&gt;7. Notebook, Radio komunikasi (HT), pipa besi , klem pipa.&lt;br /&gt;8. Cable tester, Crimping Tool, konektor RJ45, Kabel power roll, UTP cable.&lt;br /&gt;9. Peralatan panjat, harness, carabiner, webbing.&lt;br /&gt;10. Kunci pas, kunci ring, kunci inggris, tang (potong, buaya, jepit), obeng set, tie rap, isolator gel (silicon), rubber 3M, senter (flash light)&lt;br /&gt;11. Software AP Manager, Orinoco Client, driver dan AP Utility Planet&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Survey Lokasi&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Tentukan koordinat letak kedudukan station, jarak udara terhadap BTS dengan GPS dan kompas pada peta&lt;br /&gt;2. Perhatikan dan tandai titik potensial penghalang (obstacle) sepanjang path&lt;br /&gt;3. Hitung SOM, path dan acessories loss, EIRP, freznel zone, ketinggian antena&lt;br /&gt;4. Perhatikan posisi terhadap station lain, kemungkinan potensi hidden station, over shoot dan test noise serta interferensi. Perhitungkan signal&lt;span id="more-4"&gt;&lt;/span&gt; multipath dan adanya cross section signal dari station lain&lt;br /&gt;5. Tentukan posisi ideal tower, elevasi, panjang kabel dan alternatif seandainya ada kesulitan dalam instalasi&lt;br /&gt;6. Rencanakan sejumlah alternatif metode instalasi, pemindahan posisi dan alat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Pemasangan Konektor&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Kuliti kabel coaxial dengan penampang melintang, spesifikasi kabel minimum adalah RG 8 9913 atau CNT400 dengan perhitungan losses 10 db setiap 30 m&lt;br /&gt;2. Jangan sampai terjadi goresan berlebihan karena perambatan gelombang mikro adalah pada permukaan kabel&lt;br /&gt;3. Pasang konektor dengan cermat dan memperhatikan penuh masalah kerapian&lt;br /&gt;4. Solder pin ujung konektor dengan cermat dan rapi, pastikan tidak terjadi short&lt;br /&gt;5. Perhatikan urutan pemasangan pin dan kuncian sehingga dudukan kabel dan konektor tidak mudah bergeser. Test kemungkinan short dengan multimeter&lt;br /&gt;6. Tutup permukaan konektor dengan aluminium foil untuk mencegah kebocoran dan interferensi, posisi harus menempel pada permukaan konektor&lt;br /&gt;7. Lapisi konektor dengan aluminium foil dan lapisi seluruh permukaan sambungan konektor dengan isolator TBA (biasa untuk pemasangan pipa saluran air atau kabel listrik instalasi rumah), atau isolasi 3 M. Lapisi juga dengan silicon gel&lt;br /&gt;8. Tutup seluruh permukaan dengan isolator karet bakar untuk mencegah air&lt;br /&gt;9. Untuk perawatan, ganti semua lapisan pelindung setiap 6 bulan sekali&lt;br /&gt;10. Konektor terbaik adalah model hexa (crimp) tanpa solderan dan drat (screw) sehingga sedikit melukai permukaan kabel, yang dipasang dengan crimping tools, disertai karet bakar sebagai pelindung pengganti isolator karet.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Pembuatan POE &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini hanya optional, kalo sekarang banyak Access Point yang sudah menggunakan POE. Jadi sudah satu paket dengan Accas Point nya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Power over ethernet diperlukan untuk melakukan injeksi catu daya ke perangkat Wireless In A Box yang dipasang di atas tower, POE bermanfaat mengurangi kerugian power (losses) akibat penggunaan kabel dan konektor&lt;br /&gt;2. POE menggunakan 2 pair kabel UTP yang tidak terpakai, 1 pair untuk injeksi + (positif) power dan 1 pair untuk injeksi – (negatif) power, digunakan kabel pair (sepasang) untuk menghindari penurunan daya karena kabel loss dan gunakan adaptor dengan daya (Ampere) lebih besar dari standar bawaan perangkat agar mampu mencapai redaman sepanjang kabel UTP&lt;br /&gt;3. Perhatikan bahwa permasalahan paling krusial dalam pembuatan POE adalah bagaimana cara mencegah terjadinya short, karena kabel dan konektor power penampangnya kecil dan mudah bergeser atau tertarik, tetesi dengan lilin atau isolator (silicon) gel agar setiap titik sambungan terlindung dari short&lt;br /&gt;4. Sebelum digunakan uji terlebih dahulu semua sambungan dengan multimeter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Instalasi Antena&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sini dibahas pemasangan dengan menggunakan tower triangle.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Panjat tower tersebut sampai di ketinggian yang di perlukan (minimal 1st freznel zone terlewati terhadap obstacle terdekat). Sebelum memanjat cek kelengkapan alat yang diperlukan untuk instalasi di atas tower, jangan sampai ada yang tertinggal, karena akan merepotkan diri sendiri maupun orang lain &lt;img src="http://tukangpenek.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=")" class="wp-smiley" /&gt; . Peralatan yang lain seperti grid, radio AP, pipa besi (stang) bisa dibawa langsung atau di tarik menggunakan tali.&lt;br /&gt;4. Pasang antena di pipa besi, arahkan dengan menggunakan kompas dan GPS sesuai tempat kedudukan BTS di peta&lt;br /&gt;5. Pasang kabel ke Radio AP yang sudah dimasukkan dalam box, rapikan sementara, jangan sampai berat kabel menjadi beban sambungan konektor dan mengganggu gerak pointing serta kedudukan antena&lt;br /&gt;6. Perhatikan dalam memasang kabel di tower / pipa, jangan ada posisi menekuk yang potensial menjadi akumulasi air hujan, bentuk sedemikian rupa sehingga air hujan bebas jatuh ke bawah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Instalasi Perangkat Radio&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Instal PC Card dan Orinoco dengan benar sampai dikenali oleh OS tanpa konflik dan pastikan semua driver serta utility dapat bekerja sempurna&lt;br /&gt;2. Instalasi pada OS W2K memerlukan driver terbaru dari web site dan ada di CD utility kopian, tidak diperlukan driver PCMCIA meskipun PNP W2K melakukannya justru deteksi ini menimbulkan konflik, hapus dirver ini dari Device Manager&lt;br /&gt;3. Instalasi pada NT memerlukan kecermatan alokasi alamat IO, IRQ dan DMA, pada BIOS lebih baik matikan semua device (COM, LPT dll.) dan peripheral (sound card, mpeg dll.) yang tidak diperlukan&lt;br /&gt;4. Semua prosedur ini bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari 30 menit tidak termasuk instalasi OS, lebih dari waktu ini segera jalankan prosedur selanjutnya&lt;br /&gt;5. Apabila terus menerus terjadi kesulitan instalasi, untuk sementara demi efisiensi lakukan instalasi dibawah OS Win98 / ME yang lebih mudah dan sedikit masalah&lt;br /&gt;6. Pada instalasi perangkat radio jenis Wireless In A Box (Mtech, Planet, Micronet dlll.), terlebih dahulu lakukan update firmware dan utility&lt;br /&gt;7. Kemudian uji coba semua fungsi yang ada (AP, Inter Building, SAI Client, SAA2, SAA Ad Hoc dll.) termasuk bridging dan IP Addressing dengan menggunakan antena helical, pastikan semua fungsi berjalan baik dan stabil&lt;br /&gt;8. Pastikan bahwa perangkat Power Over Ethernet (POE) berjalan sempurna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Pengujian Noise&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Bila semua telah berjalan normal, install semua utility yang diperlukan dan mulai lakukan pengujian noise / interferensi, pergunakan setting default&lt;br /&gt;2. Tanpa antena perhatikan apakah ada signal strenght yang tertangkap dari station lain disekitarnya, bila ada dan mencapai good (sekitar 40 % – 60 %) atau bahkan lebih, maka dipastikan station tersebut beroperasi melebihi EIRP dan potensial menimbulkan gangguan bagi station yang sedang kita bangun, pertimbangkan untuk berunding dengan operator BTS / station eksisting tersebut&lt;br /&gt;3. Perhatikan berapa tingkat noise, bila mencapai lebih dari tingkat sensitifitas radio (biasanya adalah sekitar – 83 dbm, baca spesifikasi radio), misalnya – 100 dbm maka di titik station tersebut interferensinya cukup tinggi, tinggal apakah signal strenght yang diterima bisa melebihi noise&lt;br /&gt;4. Perhitungan standar signal strenght adalah 0 % – 40 % poor, 40 % - 60 % good, 60 % - 100 % excellent, apabila signal strenght yang diterima adalah 60 % akan tetapi noisenya mencapai 20 % maka kondisinya adalah poor connection (60 % - 20 % - 40 % poor), maka sedapat mungkin signal strenght harus mencapai 80 %&lt;br /&gt;5. Koneksi poor biasanya akan menghasilkan PER (packet error rate – bisa dilihat dari persentasi jumlah RTO dalam continous ping) diatas 3 % – 7 % (dilihat dari utility Planet maupun Wave Rider), good berkisar antara 1 % - 3 % dan excellent dibawah 1 %, PER antara BTS dan station client harus seimbang&lt;br /&gt;6. Perhitungan yang sama bisa dipergunakan untuk memperhatikan station lawan atau BTS kita, pada prinsipnya signal strenght, tingkat noise, PER harus imbang untuk mendapatkan stabilitas koneksi yang diharapkan&lt;br /&gt;7. Pertimbangkan alternatif skenario lain bila sejumlah permasalahan di atas tidak bisa diatasi, misalkan dengan memindahkan station ke tempat lain, memutar arah pointing ke BTS terdekat lainnya atau dengan metode 3 titik (repeater) dll.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Perakitan Antena&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Antena microwave jenis grid parabolic dan loop serta yagi perlu dirakit karena terdiri dari sejumlah komponen, berbeda dengan jenis patch panel, panel sector maupun omni directional&lt;br /&gt;2. Rakit antena sesuai petunjuk (manual) dan gambar konstruksi yang disertakan&lt;br /&gt;3. Kencangkan semua mur dan baut termasuk konektor dan terutama reflektor&lt;br /&gt;4. Perhatikan bahwa antena microwave sangat peka terhadap perubahan fokus, maka pada saat perakitan antena perhatikan sebaik-baiknya fokus reflektor terhadap horn (driven antena), sedikit perubahan fokus akan berakibat luas seperti misalnya perubahan gain (db) antena&lt;br /&gt;5. Beberapa tipe antena grid parabolic memiliki batang extender yang bisa merubah letak fokus reflektor terhadap horn sehingga bisa diset gain yang diperlukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Pointing Antena&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Secara umum antena dipasang dengan polarisasi horizontal&lt;br /&gt;2. Arahkan antena sesuai arah yang ditunjukkan kompas dan GPS, arah ini kita anggap titik tengah arah (center beam)&lt;br /&gt;3. Geser antena dengan arah yang tetap ke kanan maupun ke kiri center beam, satu per satu pada setiap tahap dengan perhitungan tidak melebihi ½ spesifikasi beam width antena untuk setiap sisi (kiri atau kanan), misalkan antena 24 db, biasanya memiliki beam width 12 derajat maka, maksimum pergeseran ke arah kiri maupun kanan center beam adalah 6 derajat&lt;br /&gt;4. Beri tanda pada setiap perubahan arah dan tentukan skornya, penentuan arah terbaik dilakukan dengan cara mencari nilai average yang terbaik, parameter utama yang harus diperhatikan adalah signal strenght, noise dan stabilitas&lt;br /&gt;5. Karena kebanyakan perangkat radio Wireless In A Box tidak memiliki utility grafis untuk merepresentasikan signal strenght, noise dsb (kecuali statistik dan PER) maka agar lebih praktis, untuk pointing gunakan perangkat radio standar 802.11b yang memiliki utility grafis seperti Orinoco atau gunakan Wave Rider&lt;br /&gt;6. Selanjutnya bila diperlukan lakukan penyesuaian elevasi antena dengan klino meter sesuai sudut antena pada station lawan, hitung berdasarkan perhitungan kelengkungan bumi dan bandingkan dengan kontur pada peta topografi&lt;br /&gt;7. Ketika arah dan elevasi terbaik yang diperkirakan telah tercapai maka apabila diperlukan dapat dilakukan pembalikan polarisasi antena dari horizontal ke vertical untuk mempersempit beam width dan meningkatkan fokus transmisi, syaratnya kedua titik mempergunakan antena yang sama (grid parabolic) dan di kedua titik polarisasi antena harus sama (artinya di sisi lawan polarisasi antena juga harus dibalik menjadi vertical)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Pengujian Koneksi Radio&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; 1. Lakukan pengujian signal, mirip dengan pengujian noise, hanya saja pada saat ini antena dan kabel (termasuk POE) sudah dihubungkan ke perangkat radio&lt;br /&gt;2. Sesuaikan channel dan nama SSID (Network Name) dengan identitas BTS / AP tujuan, demikian juga enkripsinya, apabila dipergunakan otentikasi MAC Address maka di AP harus didefinisikan terlebih dahulu MAC Address station tersebut&lt;br /&gt;3. Bila menggunakan otentikasi Radius, pastikan setting telah sesuai dan cobalah terlebih dahulu mekanismenya sebelum dipasang&lt;br /&gt;4. Perhatikan bahwa kebanyakan perangkat radio adalah berfungsi sebagai bridge dan bekerja berdasarkan pengenalan MAC Address, sehingga IP Address yang didefinisikan berfungsi sebagai interface utility berdasarkan protokol SNMP saja, sehingga tidak perlu dimasukkan ke dalam tabel routing&lt;br /&gt;5. Tabel routing didefinisikan pada (PC) router dimana perangkat radio terpasang, untuk Wireless In A Box yang perangkatnya terpisah dari (PC) router, maka pada device yang menghadap ke perangkat radio masukkan pula 1 IP Address yang satu subnet dengan IP Address yang telah didefinisikan pada perangkat radio, agar utility yang dipasang di router dapat mengenali radio&lt;br /&gt;6. Lakukan continuos ping untuk menguji stabilitas koneksi dan mengetahui PER&lt;br /&gt;7. Bila telah stabil dan signal strenght minimum good (setelah diperhitungkan noise) maka lakukan uji troughput dengan melakukan koneksi FTP (dengan software FTP client) ke FTP server terdekat (idealnya di titik server BTS tujuan), pada kondisi ideal average troughput akan seimbang baik saat download maupun up load, maksimum troughput pada koneksi radio 1 mbps adalah sekitar 600 kbps dan per TCP connection dengan MTU maksimum 1500 bisa dicapai 40 kbps&lt;br /&gt;8. Selanjutnya gunakan software mass download manager yang mendukung TCP connection secara simultan (concurrent), lakukan koneksi ke FTP server terdekat dengan harapan maksimum troughput 5 kbps per TCP connection, maka dapat diaktifkan sekitar 120 session simultan (concurrent), asumsinya 5 x 120 = 600&lt;br /&gt;9. Atau dengan cara yang lebih sederhana, digunakan skala yang lebih kecil, 12 concurrent connection dengan trouhput per session 5 kbps, apa total troughput bisa mencapai 60 kbps (average) ? bila tercapai maka stabilitas koneksi sudah dapat dijamin berada pada level maksimum&lt;br /&gt;10. Pada setiap tingkat pembebanan yang dilakukan bertahap, perhatikan apakah RRT ping meningkat, angka mendekati sekitar 100 ms masih dianggap wajar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-5471483763185648068?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/5471483763185648068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=5471483763185648068' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/5471483763185648068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/5471483763185648068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2008/11/antena-grid.html' title='aNteNa griD'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-5456381643971480117</id><published>2008-10-29T02:35:00.000-07:00</published><updated>2008-10-29T02:37:58.479-07:00</updated><title type='text'>SeRaT OptiK</title><content type='html'>&lt;div class="post-body entry-content"&gt; Serat optik adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Cahaya yang ada di dalam serat optik sulit keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara. Sumber cahaya yang digunakan adalah laser karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rVVyG_C9CEs/SP810u3U7CI/AAAAAAAAAHw/0Zi06UByxHc/s1600-h/150px-Fibreoptic.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5259982069841587234" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center;" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_rVVyG_C9CEs/SP810u3U7CI/AAAAAAAAAHw/0Zi06UByxHc/s320/150px-Fibreoptic.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Serat optik umumnya digunakan dalam sistem telekomunikasi serta  dalam pencahayaan, sensor, dan optik pencitraan.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Serat optik terdiri dari 2 bagian, yaitu cladding dan core. Cladding adalah selubung dari core. Cladding mempunyai indek bias lebih rendah dari pada core akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core kembali kedalam core lagi.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rVVyG_C9CEs/SP818EmYvII/AAAAAAAAAH4/DwLtttX8nGs/s1600-h/180px-Singlemode-optical-fibre.png"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5259982195935198338" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center;" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_rVVyG_C9CEs/SP818EmYvII/AAAAAAAAAH4/DwLtttX8nGs/s320/180px-Singlemode-optical-fibre.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh serat optik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembagian Serat optik dapat dilihat dari 2 macam  perbedaan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berdasarkan Mode yang dirambatkan :&lt;br /&gt;Single mode : serat optik dengan core yang sangat kecil, diameter mendekati panjang gelombang sehingga cahaya yang masuk ke dalamnya tidak terpantul-pantul ke dinding cladding.&lt;br /&gt;Multi mode : serat optik dengan diameter core yang agak besar yang membuat laser di dalamnya akan terpantul-pantul di dinding cladding yang dapat menyebabkan berkurangnya bandwidth dari serat optik jenis ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Berdasarkan indeks bias core :&lt;br /&gt;Step indeks : pada serat optik step indeks,  core memiliki indeks bias yang homogen.&lt;br /&gt;Graded indeks : indeks bias core semakin mendekat ke arah cladding semakin kecil. Jadi pada graded indeks, pusat core memiliki nilai indeks bias yang paling besar. Serat graded indeks memungkinkan untuk membawa bandwidth yang lebih besar, karena pelebaran pulsa yang terjadi dapat diminimalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian-bagian serat optik jenis  single mode&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reliabilitas dari serat optik dapat ditentukan dengan satuan BER (Bit Error Rate). Salah satu ujung serat optik diberi masukan data tertentu dan ujung yang lain mengolah data itu. Dengan intensitas laser yang rendah dan dengan panjang serat mencapai beberapa km, maka akan menghasilkan kesalahan. Jumlah kesalahan persatuan waktu tersebut dinamakan BER. Dengan diketahuinya BER maka, Jumlah kesalahan pada serat optik yang sama dengan panjang yang berbeda dapat diperkirakan besarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting]&lt;br /&gt;Sejarah  perkembangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan cahaya sebagai pembawa informasi sebenarnya sudah banyak digunakan sejak zaman dahulu, baru sekitar tahun 1930-an para ilmuwan Jerman mengawali eksperimen untuk mentransmisikan cahaya melalui bahan yang bernama serat optik. Percobaan ini juga masih tergolong cukup primitif karena hasil yang dicapai tidak bisa langsung dimanfaatkan, namun harus melalui perkembangan dan penyempurnaan lebih lanjut lagi. Perkembangan selanjutnya adalah ketika para ilmuawan Inggris pada tahun 1958 mengusulkan prototipe serat optik yang sampai sekarang dipakai yaitu yang terdiri atas gelas inti yang dibungkus oleh gelas lainnya. Sekitar awal tahun 1960-an perubahan fantastis terjadi di Asia yaitu ketika para ilmuwan Jepang berhasil membuat jenis serat optik yang mampu mentransmisikan gambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain pihak para ilmuwan selain mencoba untuk memandu cahaya melewati gelas (serat optik) namun juga mencoba untuk ”menjinakkan” cahaya. Kerja keras itupun berhasil ketika sekitar 1959 laser ditemukan. Laser beroperasi pada daerah frekuensi tampak sekitar 1014 Hertz-15 Hertz atau ratusan ribu kali frekuensi gelombang mikro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya peralatan penghasil sinar laser masih serba besar dan merepotkan. Selain tidak efisien, ia baru dapat berfungsi pada suhu sangat rendah. Laser juga belum terpancar lurus. Pada kondisi cahaya sangat cerah pun, pancarannya gampang meliuk-liuk mengikuti kepadatan atmosfer. Waktu itu, sebuah pancaran laser dalam jarak 1 km, bisa tiba di tujuan akhir pada banyak titik dengan simpangan jarak hingga hitungan meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar tahun 60-an ditemukan serat optik yang kemurniannya sangat tinggi, kurang dari 1 bagian dalam sejuta. Dalam bahasa sehari-hari artinya serat yang sangat bening dan tidak menghantar listrik ini sedemikian murninya, sehingga konon, seandainya air laut itu semurni serat optik, dengan pencahayaan cukup kita dapat menonton lalu-lalangnya penghuni dasar Samudera Pasifik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya laser, serat optik pun harus melalui tahap-tahap pengembangan awal. Sebagaimana medium transmisi cahaya, ia sangat tidak efisien. Hingga tahun 1968 atau berselang dua tahun setelah serat optik pertama kali diramalkan akan menjadi pemandu cahaya, tingkat atenuasi (kehilangan)-nya masih 20 dB/km. Melalui pengembangan dalam teknologi material, serat optik mengalami pemurnian, dehidran dan lain-lain. Secara perlahan tapi pasti atenuasinya mencapai tingkat di bawah 1 dB/km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 80-an, bendera lomba industri serat optik benar-benar sudah berkibar. Nama-nama besar di dunia pengembangan serat optik bermunculan. Charles K. Kao diakui dunia sebagai salah seorang perintis utama. Dari Jepang muncul Yasuharu Suematsu. Raksasa-raksasa elektronik macam ITT atau STL jelas punya banyak sekali peranan dalam mendalami riset-riset serat optik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Time Line Pengembangan Fiber  Optik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1917 Theory of stimulated emission Albert Einstein mengajukanm sebuah teori tentang emisi terangsang dimana jika ada atom dalam tingkatan energi tinggi 1954 "Maser" developed Charles Townes, James Gordon, dan Herbert Zeiger di Columbia University mengembangkankan "maser" yaitu microwave amplification by stimulated emission of radiation, dimana molekul dari gas amonia memperkuat dan menghasilkan gelombang. . Pekerjaan ini menghabiskan waktu tiga tahun sejak ide Townes pada tahun 1951 untuk mengambil manfaat dari osilasi frekuensi tinggi molekular untuk membangkitkan gelombang dengan penjang gelombang pendek pada gelombang radio. 1958 Pengenalan Konsep Laser Townes dan ahli fisika Arthur Schawlow mempublikasikan paper yang menunjukan bahwa maser dapat dibuat untuk dioperasikan pada daerah infra merah dan optik. .Paper ini menjelaskan tentang konsep laser (light amplification by stimulated emission of radiation)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1960 ditemukannya Continuously operating helium-neon gas laser Laboratorium Riset Bell dan Ali Javan serta koleganya William Bennett, Jr., dan Donald Herriott menemukan sebuah continuously operating helium-neon gas laser. 1960 Ditemukannya Operable laser Theodore Maiman, seorang fisikawan dan insinyur elektro di Hughes Research Laboratories, menemukan operable laser dengan menggunakan sebuah kristal batu rubi sintesis sebagai medium. 1961 Glass fiber demonstration Peneliti industri Elias Snitzer dan Will Hicks mendemontrasikan sinar laser yang diarahkan melalui serat gelas yang tipis. Inti serat gelas tersebut cukup kecil yang membuat cahaya hanya dapat melewati satu bagian saja tetapi banyak ilmuwan menyatakan bahwa serat tidak cocok untuk komunikasi karena rugi rugi cahaya yang terjadi karena melewati jarak yang sangat jauh. 1961 Penggunaan ruby laser untuk keperluan medis Penggunaan laser yang dihasilkan dari batu Rubi yang pertama, Charles Campbell of the Institute of Ophthalmology at Columbia- Presbyterian Medical Center dan Charles Koester of the American Optical Corporation menggunakan prototipe ruby laser photocoagulator untuk menghancurkan tumor pada retina pasien. 1962 Pengembangan Gallium arsenide laser Tiga group riset terkenal yaitu General Electric, IBM, dan MIT’s Lincoln Laboratory secara simultan mengembangkan gallium arsenide laser yang mengkonversikan energi listrk secara langsung ke dalam cahaya infra merah dan perkembangan selanjutnya digunakan untuk pengembangan CD dan DVD player serta penggunaan laser printer. 1963 Heterostructures Ahli fisika Herbert Kroemer mengajukan ide yaitu heterostructures, kombinasi dari lebih dari satu semikonduktor dalam layer-layer untuk mengurangi kebutuhan energi untuk laser dan membantu untuk dapat bekerja lebih efisien. Heterostructures ini nantinya akan digunakan pada telepon seluler dan peralatan elektronik lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1966 kertas Landmark pada optical fiber Charles Kao dan George Hockham yang melakukan penelitian di Standard Telecommunications Laboratories Inggris mempublikasikan landmark paper yang mendemontrasikan bahwa fiber optik dapat mentransmisikan sinar laser yang sangat sedikit rugi-ruginya jika gelas yang digunakan sangat murni. Dengan penemuan ini kemudian para peneliti lebih fokus pada bagaimana cara memurnikan bahan gelas. 1970 Fiber Optik yang memenuhi standar kemurnian. Ilmuwan Corning Glass Works yaitu Donald Keck, Peter Schultz, dan Robert Maurer melaporkan penemuan fiber optik yang memenuhi standar yang telah ditentukan oleh Kao dan Hockham. Gelas yang paling murni yang dibuat terdiri atas gabungan silika dalam tahap uap dan mampu mengurangi rugi-rugi cahaya kurang dari 20 decibels per kilometer. Pada 1972 tim ini menemukan gelas dengan rugi-rugi cahaya hanya 4 decibels per kilometer. Juga pada tahun 1970, Morton Panish dan Izuo Hayashi dari Bell Laboratories dengan tim Ioffe Physical Institute di Leningrad, mendemontrasikan semiconductor laser yang dapat dioperasikan pada temperatur ruang. Kedua penemuan tersebut merupakan terobosan dalam komersialisasi penggunaan fiber optik. 1973 Proses Chemical vapor deposition John MacChesney dan Paul O. Connor pada Bell Laboratories mengembangkan proses chemical vapor deposition process yang memanaskan uap kimia dan oksigen ke bentuk ultratransparent glass yang dapat diproduksi masal ke dalam fiber optik yang mempunyai rugi-rugi sangat kecil. 1975 Komersialisasi Pertama dari semiconductor laser Insinyur pada Laser Diode Labs mengembangkan semiconductor laser komersial pertama yang dapat dioperasikan pada suhu kamar. 1977 Perusahaan telepon menguji coba penggunaan fiber optic Perusahaan telepon memulai penggunaan fiber optik yang membawa lalu lintas telepon. GTE membuka jalur antara Long Beach dan Artesia, California, yang menggunakan transmisi light-emitting diode. Bell Labs mendirikan sambungan yang sama pada sistem telepon di Chicago dengan jarak 1,5 mil di bawah tanah yang menghubungkan 2 s switching station.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1980 Sambungan Fiber-optic telah ada di Kota kota besar di Amerika AT&amp;amp;T mengumumkan akan menginstal fiber-optic yang menghubungkan kota kota antara Boston dan Washington D.C. kemudian dua tahun kemudian MCI mengumumkan untuk melakukan hal yang sama. 1987 "Doped" fiber amplifiers David Payne di University of Southampton memperkenalkan fiber amplifiers yang dikotori oleh elemen erbium. optical amplifiers abru ini mampu menaikan sinyal cahaya tanpa harus mengkonversikan terlebih dahulu ke dalam energi listrik. 1988 Kabel Pertama Transatlantic Fiber-Optic Kabel Translantic yang pertama menggunakan fiber glass yang sangat transparan sehingga repeater hanya dibutuhkanb ketika sudah mencapai 40mil. 1991 Optical Amplifiers Emmanuel Desurvire di Bell Laboratories serta David Payne dan P. J. Mears dari University of Southampton mendemontrasikan optical amplifiers yang terintegrasi dengan kabel fiber optic tersebut. Keuntungannya adalah dapat membawa informasi 100 kali lebih cepat dari pada kabel electronic amplifier. 1996 optic fiber cable yang menggunakan optical amplifiers ditaruh di samudera pasifik TPC-5, sebuah optic fiber merupakan fiber optic pertama yang menggunakan optical amplifiers. Kabel ini melewati samudera pasifik mulai dari San Luis Obispo, California, ke Guam, Hawaii, dan Miyazaki, Japan, dan kembali ke Oregon coast dan mampu untuk menangani 320,000 panggilan telepon. 1997 Fiber Optic menghubungkan seluruh dunia Fiber Optic Link Around the Globe (FLAG) menjadi jaringan abel terpanjang di seluruh dunia yang menyediakan infrastruktur untuk generasi internet terbaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Generasi Perkembangan Serat Optik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan  penggunaannya maka sistem komunikasi serat optik (SKSO) dibagi menjadi 4 tahap  generasi yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Generasi pertama (mulai 1975) Sistem masih sederhana dan menjadi dasar bagi sistem generasi berikutnya, terdiri dari : alat encoding : mengubah input (misal suara) menjadi sinyal listrik transmitter : mengubah sinyal listrik menjadi sinyal gelombang, berupa LED dengan panjang gelombang 0,87 mm. serat silika : sebagai penghantar sinyal gelombang repeater : sebagai penguat gelombang yang melemah di perjalanan receiver : mengubah sinyal gelombang menjadi sinyal listrik, berupa fotodetektor alat decoding : mengubah sinyal listrik menjadi output (misal suara) Repeater bekerja melalui beberapa tahap, mula-mula ia mengubah sinyal gelombang yang sudah melemah menjadi sinyal listrik, kemudian diperkuat dan diubah kembali menjadi sinyal gelombang. Generasi pertama ini pada tahun 1978 dapat mencapai kapasitas transmisi sebesar 10 Gb.km/s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Generasi kedua (mulai 1981)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengurangi efek dispersi, ukuran teras serat diperkecil agar menjadi tipe mode tunggal. Indeks bias kulit dibuat sedekat-dekatnya dengan indeks bias teras. Dengan sendirinya transmitter juga diganti dengan diode laser, panjang gelombang yang dipancarkannya 1,3 mm. Dengan modifikasi ini generasi kedua mampu mencapai kapasitas transmisi 100 Gb.km/s, 10 kali lipat lebih besar daripada generasi pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Generasi ketiga (mulai 1982)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjadi penyempurnaan pembuatan serat silika dan pembuatan chip diode laser berpanjang gelombang 1,55 mm. Kemurnian bahan silika ditingkatkan sehingga transparansinya dapat dibuat untuk panjang gelombang sekitar 1,2 mm sampai 1,6 mm. Penyempurnaan ini meningkatkan kapasitas transmisi menjadi beberapa ratus Gb.km/s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.  Generasi keempat (mulai 1984)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimulainya riset dan pengembangan sistem koheren, modulasinya yang dipakai bukan modulasi intensitas melainkan modulasi frekuensi, sehingga sinyal yang sudah lemah intensitasnya masih dapat dideteksi. Maka jarak yang dapat ditempuh, juga kapasitas transmisinya, ikut membesar. Pada tahun 1984 kapasitasnya sudah dapat menyamai kapasitas sistem deteksi langsung. Sayang, generasi ini terhambat perkembangannya karena teknologi piranti sumber dan deteksi modulasi frekuensi masih jauh tertinggal. Tetapi tidak dapat disangkal bahwa sistem koheren ini punya potensi untuk maju pesat pada masa-masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Generasi kelima (mulai 1989)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada generasi ini dikembangkan suatu penguat optik yang menggantikan fungsi repeater pada generasi-generasi sebelumnya. Sebuah penguat optik terdiri dari sebuah diode laser InGaAsP (panjang gelombang 1,48 mm) dan sejumlah serat optik dengan doping erbium (Er) di terasnya. Pada saat serat ini disinari diode lasernya, atom-atom erbium di dalamnya akan tereksitasi dan membuat inversi populasi*, sehingga bila ada sinyal lemah masuk penguat dan lewat di dalam serat, atom-atom itu akan serentak mengadakan deeksitasi yang disebut emisi terangsang (stimulated emission) Einstein. Akibatnya sinyal yang sudah melemah akan diperkuat kembali oleh emisi ini dan diteruskan keluar penguat. Keunggulan penguat optik ini terhadap repeater adalah tidak terjadinya gangguan terhadap perjalanan sinyal gelombang, sinyal gelombang tidak perlu diubah jadi listrik dulu dan seterusnya seperti yang terjadi pada repeater. Dengan adanya penguat optik ini kapasitas transmisi melonjak hebat sekali. Pada awal pengembangannya hanya dicapai 400 Gb.km/s, tetapi setahun kemudian kapasitas transmisi sudah menembus harga 50 ribu Gb.km/s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Generasi keenam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1988 Linn F. Mollenauer memelopori sistem komunikasi soliton. Soliton adalah pulsa gelombang yang terdiri dari banyak komponen panjang gelombang. Komponen-komponennya memiliki panjang gelombang yang berbeda hanya sedikit, dan juga bervariasi dalam intensitasnya. Panjang soliton hanya 10-12 detik dan dapat dibagi menjadi beberapa komponen yang saling berdekatan, sehingga sinyal-sinyal yang berupa soliton merupakan informasi yang terdiri dari beberapa saluran sekaligus (wavelength division multiplexing). Eksperimen menunjukkan bahwa soliton minimal dapat membawa 5 saluran yang masing-masing membawa informasi dengan laju 5 Gb/s. Cacah saluran dapat dibuat menjadi dua kali lipat lebih banyak jika dibunakan multiplexing polarisasi, karena setiap saluran memiliki dua polarisasi yang berbeda. Kapasitas transmisi yang telah diuji mencapai 35 ribu Gb.km/s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kerja sistem soliton ini adalah efek Kerr, yaitu sinar-sinar yang panjang gelombangnya sama akan merambat dengan laju yang berbeda di dalam suatu bahan jika intensitasnya melebihi suatu harga batas. Efek ini kemudian digunakan untuk menetralisir efek dispersi, sehingga soliton tidak akan melebar pada waktu sampai di receiver. Hal ini sangat menguntungkan karena tingkat kesalahan yang ditimbulkannya amat kecil bahkan dapat diabaikan. Tampak bahwa penggabungan ciri beberapa generasi teknologi serat optik akan mampu menghasilkan suatu sistem komunikasi yang mendekati ideal, yaitu yang memiliki kapasitas transmisi yang sebesar-besarnya dengan tingkat kesalahan yang sekecil-kecilnya yang jelas, dunia komunikasi abad 21 mendatang tidak dapat dihindari lagi akan dirajai oleh teknologi serat optik&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;   &lt;span class="post-author vcard"&gt; Diposkan oleh &lt;span class="fn"&gt;komunitas tkj2&lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-timestamp"&gt; di &lt;a class="timestamp-link" href="http://gusliacilacap.blogspot.com/2008/10/serat-optik.html" rel="bookmark" title="permanent link"&gt;&lt;abbr class="published" title="2008-10-29T02:19:00-07:00"&gt;02:19&lt;/abbr&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="reaction-buttons"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="star-ratings"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-comment-link"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-5456381643971480117?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/5456381643971480117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=5456381643971480117' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/5456381643971480117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/5456381643971480117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2008/10/serat-optik_29.html' title='SeRaT OptiK'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rVVyG_C9CEs/SP810u3U7CI/AAAAAAAAAHw/0Zi06UByxHc/s72-c/150px-Fibreoptic.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-8294119917090085969</id><published>2008-10-25T23:54:00.000-07:00</published><updated>2008-10-26T00:00:13.975-07:00</updated><title type='text'>sOaL</title><content type='html'>Sebutkan macam-macam alat sambung serat optik jenis manual dan jenis heat shrink ?&lt;br /&gt;jawab :&lt;br /&gt;Serat optik jenis manual&lt;br /&gt;1.Sleeve&lt;br /&gt;2.Fiber&lt;br /&gt;3.Matching Gel&lt;br /&gt;Serat optik jenis heat shrink&lt;br /&gt;1.Clamp&lt;br /&gt;2.Elektrode&lt;br /&gt;3.Fiber&lt;br /&gt;4.Spark&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-8294119917090085969?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/8294119917090085969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=8294119917090085969' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/8294119917090085969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/8294119917090085969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2008/10/soal.html' title='sOaL'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-6709446325252546649</id><published>2008-10-25T22:58:00.000-07:00</published><updated>2008-10-25T22:59:39.637-07:00</updated><title type='text'>penyambungan serat optik</title><content type='html'>Dalam jaringan kabel titik rawan gangguan terletak pada titik sambungan, karena pengaruh dari luar seperti masuknya air ke dalam closure. Dalam jangka waktu yang panjang 5 s/d 10 tahun akan menyebabkan turunnya karakteristik kabel, demikian juga akan menyebabkan rugi-rugi optik bertambah besar. Selain faktor air yang akan mempengaruhi kualitas jaringan juga faktor mekanis seperti tegangan yang berlebihan serta bending radius.Tujuan penyambungan kabel optik secara umum adalah untuk menyambung dua buah kabel serat optik sesuai dengan prosedur yang benar sehingga mempunyai rugi-rugi sekecil mungkin.Prosedur penyambungan kabel serat optik adalah sebagai berikut :1. Penyambungan kabel serat optik harus sesuai prosedur2. Penggunaan material dan peralatan harus benar3. Pemasangan sarana sambung kecil kabel harus sesuai petunjuk pelaksanaan4. Pengetesan harus dilakukan sesuai penyambunganKesemuannya harus dilaksanakan dengan baik dan benar untuk mendapatkan hasil yang optimal.Proses penyambungan kabel serat optik meliputi :1. Penyambungan kabel2. Penyambungan seratPertama yang harus dilaksanakan adalah penanganan sarana sambung kabel lalu penanganan serat.Penyambungan kabel dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :1. Penyambungan secara mekanik2. Penyambungan secara heat shrink (panas kerut)Jadi fungsi sarana sambung kabel (closure) adalah untuk menempatkan tray dan agar kedap terhadap air.Teknik penyambungan serat optik dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :1. Secara mekanikPenyambungan serat dengan sistem mekanik saat sekarang tidak digunakan lagi oleh PT Telkom karena akan menghasilkan loss yang cukup besar.Lebih lengkap silakan download di sini (http://www.elearning-jogja.org/mod/resource/view.php?id=1285)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-6709446325252546649?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/6709446325252546649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=6709446325252546649' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/6709446325252546649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/6709446325252546649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2008/10/penyambungan-serat-optik.html' title='penyambungan serat optik'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-1841865551238350685</id><published>2008-07-15T20:37:00.000-07:00</published><updated>2008-07-15T20:40:22.020-07:00</updated><title type='text'>Teknik Memilih Komputer</title><content type='html'>&lt;table border="0" width="540"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td height="28" valign="top"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;TEKNIK           MEMILIH KOMPUTER&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;    &lt;tr&gt;       &lt;td height="18" valign="top"&gt;         &lt;div align="center"&gt;           &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;a href="http://www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=201&amp;amp;fname=analisa.htm"&gt;Analisa             Kebutuhan&lt;/a&gt; | &lt;a href="http://www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=201&amp;amp;fname=spesifikasi.htm"&gt;Spesifikasi Hardware&lt;/a&gt; |&lt;a href="http://www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=201&amp;amp;fname=faktor.htm"&gt;Faktor             Pertimbangan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;    &lt;tr&gt;       &lt;td valign="top"&gt; &lt;!-- InstanceBeginEditable name="teksBodi" --&gt;         &lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;      &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Pengguna komputer           tentu menginginkan komputer yang dapat digunakan untuk semua jenis aplikasi           yang diperlukannya. Untuk mendapatkan komputer yang sesuai maka kita harus           memilih dengan berpedoman pada faktor kebutuhan. Faktor kebutuhan terkait           dengan tujuan penggunaan komputer, siapa penggunanya dan software aplikasi           yang akan digunakan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Selain dari           faktor kebutuhan, pengetahuan tentang hardware komputer diperlukan agar           dapat memilih komponen komputer yang sesuai dengan kebutuhan. Dalam memilih           komponen komputer juga harus memperhatikan kemampuan kerja , harga, kesesuaian,           keseimbangan dan kemungkinan upgrade dari komponen yang dipilih.&lt;br /&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;Analisa           Kebutuhan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Langkah pertama           dalam memilih komputer adalah membuat analisa kebutuhan. Dengan membuat           analisa kebutuhan maka dapat diketahui spesifikasi komponen yang diperlukan           serta fitur kelengkapan yang harus dimiliki komputer. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Prosedur           membuat analisa kebutuhan sebagai berikut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt; Tentukan             besar anggaran yang tersedia&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt; Deskripsikan             tujuan penggunaan komputer yakni apakah sebagai server jaringan , sarana             hiburan multimedia, bermain games, pekerjaan kantor, database, pengolahan             gambar, video editing, dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt; Buat             daftar software aplikasi beserta sistem operasi yang dibutuhkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Cantumkan             semua jenis hardware beserta kelengkapan yang diperlukan untuk mengoperasikan             software tersebut seperti modem, port firewire, network card, port USB,             sound card, speaker, video capture, TV tuner dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Tentukan             persyaratan hardware minimal dari setiap software aplikasi dan sistem             operasi , seperti jenis prosessor, kapasitas hardisk dan memori.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Buat rekapitulasi             seluruh komponen beserta spesifikasi minimum yang dapat memenuhi semua             kebutuhan aplikasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;        &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;      Spesifikasi Hardware&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Semua komputer           baik dari jenis rakitan atau &lt;em&gt;build up&lt;/em&gt; pada dasarnya sama, yakni           disusun dari sejumlah komponen komputer. Pada komputer jenis &lt;em&gt;build           up&lt;/em&gt; juga diberikan spesifikasi dari komponen yang dipakai, oleh karena           itu pemahaman tentang spesifikasi hardware diperlukan dalam menilai kualitas           komputer. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Berikut adalah           spesifikasi dari komponen komputer yang umum&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt; &lt;a href="http://www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=201&amp;amp;fname=motherboard.htm"&gt;Motherboard&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt; &lt;a href="http://www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=201&amp;amp;fname=casing.htm"&gt;Casing             dan Power Supply&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt; &lt;a href="http://www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=201&amp;amp;fname=prosessor.htm"&gt;Prosessor&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;a href="http://www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=201&amp;amp;fname=harddisk.htm"&gt;Harddisk&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;a href="http://www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=201&amp;amp;fname=monitor.htm"&gt;Monitor&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;a href="http://www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=201&amp;amp;fname=keyboard.htm"&gt;Keyboard             dan Mouse&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;a href="http://www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=201&amp;amp;fname=cddrive.htm"&gt;CD             drive&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;        &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;      Motherboard&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Motherboard           adalah komponen paling utama pada komputer. Kualitas motherboard sangat           berpengaruh pada kemampuan dukungan terhadap jenis dan kapasitas komponen           lainnya serta batas kemampuan upgrade. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt; Spesifikasi           yang harus diperhatikan pada motherboard adalah&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;:&lt;img src="http://www.e-dukasi.net/pengpop/datafitur/peng_populer/PP_201/images/sou006.jpg" align="right" height="224" width="316" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Jenis             Slot/ Socket Prosessor,&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Jenis konektor prosessor (slot/socket) menentukan jenis prosessor yang             dapat digunakan dan batasan upgrade dari prosessor. Contoh Socket 478             dapat dipakai untuk semua prosessor kelas Pentium 4 dan Celeron 4 dengan             FSB 400, 533 dan 800 Mhz.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Chipset             motherboard &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Pilih motherboard dengan chipset terbaru yang mendukung memori SDRAM             DIMM atau RDRAM RIMM, AGP slot 4X minimal dan harddisk ATA 100 minimal.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Jenis             dan kapasitas slot memory &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Slot jenis DDR DIMM atau RIMM adalah pilihan yang terbaik karena mendukung             kapasitas memori lebih besar. Untuk kecepatan, memori terbaik adalah             DDR SDRAM atau RDRAM, tetapi RDRAM lebih mahal.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Slot             ekspansi &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Perhatikan jenis dan jumlah slot ekspansi yang tersedia, seperti PCI             bus minimal tipe 2.1, AGP bus 4 X support (minimum) dan ISA bus. Sesuaikan             slot ekspansi dengan card adapter yang akan dipasang. Sebaiknya masih             tersisa slot kosong untuk memasang card adapter yang mungkin diperlukan.&lt;/span&gt;           &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Port             I/O&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Periksa jenis dan jumlah port I/O yang tersedia seperti USB, firewire,             serial dan parallel port. Sesuaikan dengan kebutuhan piranti eksternal.&lt;/span&gt;           &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;F&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;eature             &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Motherboard berkualitas baik akan dilengkapi dengan fitur &lt;em&gt;Power             Management&lt;/em&gt; ACPI untuk efisiensi penggunaan daya listrik dan PnP             System (Plug and Play) yakni instalasi otomatis piranti eksternal.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;      Casing &amp;amp; Power Supply&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Spesifikasi           yang harus diperhatikan dalam memilih casing adalah :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Form             factor &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        &lt;img src="http://www.e-dukasi.net/pengpop/datafitur/peng_populer/PP_201/images/tes011.jpg" align="right" height="293" hspace="10" width="272" /&gt;             Sesuaikan form factor (ukuran) casing dengan motherboard. Form factor             ATX paling populer karena lebih flexible&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Drive             bay &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Jumlah &lt;em&gt;drive bay&lt;/em&gt; (ruang penempatan drive seperti harddisk,             CD ROM, floppy) disesuaikan dengan banyaknya drive yang akan dipasang.             Sebaknya tersedia minimal dua &lt;em&gt;drive bay&lt;/em&gt; untuk Harddisk, dua             drive bay floppy dan tiga &lt;em&gt;drive bay&lt;/em&gt; untuk CD atau DVD drive.             Kelebihan &lt;em&gt;drive bay&lt;/em&gt; kosong merupakan keuntungan karena dapat             dicadangkan untuk drive lain yang mungkin diperlukan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;      &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Port             I/O, &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Casing yang menyediakan ruang untuk port I/O di depan akan memudahkan             untuk menghubungkan piranti eksternal.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Power             Supply, &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Bila casing sudah disertai dengan power supply maka pilihlah yang memiliki             daya keluaran mencukupi minimal 300 watt.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;p&gt;&lt;br /&gt;      &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;Prosessor&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Spesifikasi           yang harus diperhatikan pada prosessor adalah :&lt;img src="http://www.e-dukasi.net/pengpop/datafitur/peng_populer/PP_201/images/sou011.jpg" align="right" height="183" width="258" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Jenis             Prosessor ,&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Jenis &lt;em&gt;boxed&lt;/em&gt; lebih baik dari OEM karena sudah dilengkapi dengan             heatsink atau fan serta diberikan garansi 3 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Kecepatan             FSB &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        FSB ( Front Side Bus) merupakan kecepatan asli/internal dari prosessor.             Kecepatan FSB yang lebih tinggi akan lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;L1             Cache memori. &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Kapasitas yang lebih besar akan lebih baik&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;L2             Cache Memori &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Faktor kecepatan pada L2 cache lebih berpengaruh terhadap kemampuan             kerja daripada kapasitasnya.&lt;br /&gt;        L2 cache jenis &lt;em&gt;on die&lt;/em&gt; lebih baik karena bekerja pada kecepatan             FSB.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;p&gt;&lt;br /&gt;      &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;Harddisk&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Faktor pertimbangan           untuk harddisk &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Jenis             Harddisk&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        IDE ATA 100 sudah memadai untuk aplikasi yang umum, untuk aplikasi video             atau server akan lebih baik memakai jenis SCSI karena kecepatannya lebih             tinggi minimal 10000 rpm&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Kapasitas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Umumnya kapasitas 20 GB sudah memadai, namun untuk video editing, web             server atau database server sebaiknya dipilih kapasitas minimal 40 GB&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Kecepatan             putar disk&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Kecepatan 5400 rpm sudah memadai untuk banyak aplikasi, namun untuk             aplikasi yang banyak melakukan transfer data seperti editing video atau             database server pilihlah kecepatan minimal 7200 rpm&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;p&gt;&lt;br /&gt;      &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;Monitor&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Faktor pertimbangan           memilih monitor adalah&lt;img src="http://www.e-dukasi.net/pengpop/datafitur/peng_populer/PP_201/images/tes019.jpg" align="right" height="191" hspace="10" width="227" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Teknologi             monitor&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Pilihan yang tersedia adalah LCD atau CRT, Jenis CRT tersedia pilihan             layar datar, semi flat atau standar (cembung). Kelebihan layar LCD adalah             warnanya lebih jernih namun lebih mahal &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Ukuran             monitor &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Ukuran monitor adalah panjang diagonal layar dalam satuan inci. Ukuran             yang umum adalah 14”, 15”, 17”, 19” dan 21”.             Semakin besar ukuran monitor maka tampilan akan lebih jelas namun harganya             lebih mahal.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Resolusi             monitor &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Resolusi adalah ukuran banyaknya elemen gambar (pixel) dalam arah vertikal             dan horisontal. Nilai resolusi umumnya adalah 800 X 600 (SVGA) , 1024             X 768 (XGA) , 1280 x 1024 (SXGA) atau 1600 X 1200 (UXGA). Monitor modern             umumnya dapat diset pada beberapa ukuran resolusi yang berbeda namun             harus ditunjang oleh kemampuan dari video card.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Sistem             kontrol &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        terdiri dari analog dan digital. Monitor digital memiliki sistem pengontrolan             untuk brightness, kontrast, ukuran dan posisi layar dengan tampilan             menu sedangkan jenis analog memakai tombol putar.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;p&gt;&lt;br /&gt;      &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;Keyboard           dan Mouse &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;           &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Jenis-jenis           keyboard dan mouse pada umumnya hampir serupa, Perbedaan pada jenis keyboard           dan mouse terletak pada :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Konektor&lt;/strong&gt;             &lt;img src="http://www.e-dukasi.net/pengpop/datafitur/peng_populer/PP_201/images/tes017.jpg" align="right" height="158" width="358" /&gt;&lt;br /&gt;        Pilihan jenis konektor untuk keyboard adalah USB atau PS/2, sedangkan             konektor mouse terdiri dari jenis serial, PS/2 atau USB. Jenis konektor             tidak banyak berpengaruh pada kemampuan keyboard mouse&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Feature             &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Keyboard dan mouse non standard dilengkapi dengan feature berupa desain             ergonomis, tombol fungsi khusus untuk menyeret layar (scrolling) atau             menampikan menu shortcut.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;p&gt;&lt;br /&gt;      &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;CD           drive&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Piranti pemutar           CD (CD drive) antara lain terdiri dari CD-ROM, CD-RW, DVD-ROM dan DVD-RW.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Berikut adalah           fakta sebagai pertimbangan dalam memilih CD drive &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Kemampuan             baca/tulis&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        CD-ROM dan DVD-ROM tidak memiliki kemampuan menulis ke disc seperti             halnya CD-RW dan DVD-RW.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Kapasitas             data &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Kapasitas CD ROM berkisar 650 MB , sedang kapasitas DVD minimal 8,5             GB yakni pada jenis dual layer, single side hingga 17 GB pada dual layer,             dual side.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Kecepatan             Transfer Data &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        Ukuran kecepatan transfer data dinyatakan dengan X-rating. Kecepatan             transfer 1 X setara dengan 150 Kbps maka CD drive 52 X memiliki kecepatan             transfer 7500 Kbps&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Konektor             &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;        CD drive memiliki beberapa jenis konektor interface yakni SCSI, IDE,             Parallel dan USB.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;        &lt;p&gt;&lt;br /&gt;      &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;Faktor           Pertimbangan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Selain faktor           kebutuhan terdapat beberapa faktor pertimbangan dalam memilih komponen           hardware yakni :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Kesesuaian           (compatible)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Suatu komponen           dapat dikatakan sesuai atau compatible dengan komponen lain bila dapat           bekerja normal jika dipasangkan dengan komponen tersebut.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;      Contoh :&lt;br /&gt;      Keyboard jenis PS/2 dapat dipasang ke konektor PS/2 untuk mouse namun           tidak dapat bekerja normal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Keseimbangan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Keseimbangan           berarti tidak terdapat perbedaan jauh kemampuan dari suatu komponen dengan           komponen pendukungnya&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;      Contoh :&lt;br /&gt;      Kombinasi antara Prosessor 450 Mhz dengan RAM 128 MB lebih seimbang dari           Prosessor 1,2 Ghz dengan RAM 64 MB&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Upgradable&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Kemudahan           untuk mengganti atau menambahkan komponen untuk mendapatkan peningkatan           performa.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;      Contoh :&lt;br /&gt;      Prosessor Pentium Celeron 4 dengan socket 478 dapat diupgrade ke Pentium           4&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;  &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-1841865551238350685?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/1841865551238350685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=1841865551238350685' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/1841865551238350685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/1841865551238350685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2008/07/teknik-memilih-komputer.html' title='Teknik Memilih Komputer'/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7397788662136087572.post-5900543552251337119</id><published>2008-02-21T20:15:00.001-08:00</published><updated>2008-02-21T20:16:43.751-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/R75MdhixkNI/AAAAAAAAAAc/G7vR3moNZSE/s1600-h/masjid.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5169653492372050130" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/R75MdhixkNI/AAAAAAAAAAc/G7vR3moNZSE/s400/masjid.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7397788662136087572-5900543552251337119?l=ranisp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ranisp.blogspot.com/feeds/5900543552251337119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7397788662136087572&amp;postID=5900543552251337119' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/5900543552251337119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7397788662136087572/posts/default/5900543552251337119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ranisp.blogspot.com/2008/02/blog-post_21.html' title=''/><author><name>Ranis Purwasih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18147348093940749095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/SuuPTbeePQI/AAAAAAAAAKw/9jkqmJNhMI8/S220/r.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vg3Px2bzczI/R75MdhixkNI/AAAAAAAAAAc/G7vR3moNZSE/s72-c/masjid.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
